Monday, 23 October 2017
unik

Unik, Pohon Ini Mengeluarkan Getah Seperti Darah

Guys kalau kemarin kita sudah membahas tentang pohon yang memiliki perasaan layaknya manusia, kali ini kita akan membahas kembali tentang pohon tetapi lebih mengarah ke getahnya ya. Memang ada apa dengan getah pohon, bukannya sama aja ya? Jawabannya tidak, kenapa? Pernah gak kamu melihat getah pohon yang berwarna merah seperti darah? Nah pada penasaran semuanya kan gimana sih getah tersebut? Yuk, silahkan disimak ya.

Apa Itu Getah?

Getah merupakan segala sesuatu yang bersifat cair sampai kental yang keluar dari batang, daun, bunga atau buah yang terluka. Tidak dibedakan apakah cairan itu merupakan cairan nutrisi dari pembuluh tapis atau cairan yang berisi banyak metabolit sekunder dari pembuluh lateks atau pembuluh resin. Bagi tumbuhan, fungsi cairan-cairan adalah sebagai alat pertahanan diri atau penanganan luka.

Apa itu pembuluh lateks dan resin? Lateks adalah getah kental dan seringkali mirip susu yang dihasilkan banyak tumbuhan dan membeku ketika terkena udara bebas. Selain tumbuhan, beberapa hifa jamur juga diketahui menghasilkan cairan kental mirip lateks. Pada tumbuhan, lateks diproduksi oleh sel-sel yang membentuk suatu pembuluh tersendiri.

Sedangkan resin adalah eksudat (getah) yang dikeluarkan oleh banyak jenis tetumbuhan, terutama oleh jenis-jenis pohon runjung (konifer). Getah ini biasanya membeku, lambat atau segera dan membentuk massa yang keras dan sedikit banyak transparan.

Salah satu pohon yang banyak mengandung getah adalah pohon kemenyan. Pohon kemenyan merupakan salah satu pohon asli Indonesia. Tumbuhan ini tersebar alami di pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Resin (getah kemenyan) yang dihasilkan dari tanaman ini telah diperdagangkan sejak 5.000 tahun silam. Bersama dengan barus, kemenyan telah menjadi komoditi andalan nusantara sejak beratus tahun silam.

Manfaat tanaman kemenyan yang telah dikenal sejak ribuan tahun silam adalah resin atau getahnya. Getah kemenyan ini telah digunakan sebagai bahan obat sejak abad ke-14. Getah ini mengandung asam sinamat, asam benzoate, styrol, styracin, vanillin, coniferil sinamat, coniferil benzoate dan suatu resin yang mengandung benzoresinol dan sumaresinotannol.

Pohon Dengan Getah Darah

Kalau pada umumnya getah berwarna putih susu, namun pohon yang satu ini bergetah merah. Pohon darah Naga atau Dracaena cinnabari merupakan tanaman unik yang berasal dari kepulauan socotra (Yaman). Tanaman ini juga dikenal dengan nama Suji Socotra dan Dragon Blood Tree (Suji Darah). Penduduk sekitar banyak yang menggunakan getah pohon ini sebagai pernis biola, sebagai pasta gigi, sebagai perekat, sebagai obat diare, di photoengraving, dupa, untuk mengobati perdarahan post-partum dan sebagai minyak tubuh. Sementara itu, Windows menggunakan lambang miniatur pohon ini sebagai network-ikon. Pulau ini bahkan dianugerahi gelar sebagai situs warisan alam dunia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Pohon yang disebut juga dengan ‘Dragon Blood’ ini adalah sebuah pohon yang banyak ditemukan di Afrika dan berbentuk unik menyerupain pohon cemara. Pohon ini merupakan tanaman endemik yang ada di pulau Socotra, bagian dari Republik Yemen.

Pohon naga ini merupakan sisa dari hutan sub-tropis yang mati jutaan tahun lalu di zaman Pliosen. Pohon ini tampak seperti kombinasi jamur, payung dan jaringan cranial yang aneh. Getah “darah naga” (dragon blood) digunakan sebagai pewarna, pernis biola, juga sebagai bahan obat sejak ratusan tahun lalu. Mendengar sebutannya yang unik, darah naga, tak mengherankan bila getah ini juga digunakan dalam ritual keagamaan dan campuran bahan kimia.

Pohon naga adalah monokotil yang tidak mempunyai xilem dan floem seperti kebanyakan pohon atau cabang-cabang yang memanjang dari batangnya. Segala sesuatu tumbuh dari bagian paling atas seperti halnya pohon palem. Daun-daunnya yang panjang, tipis dan kaku yang dihasilkannya hanya tumbuh dari ujung cabang-cabang termuda dan bertahan selama tiga sampai empat tahun. Batang dan cabang-cabangnya begitu tebal, ketika kuncup pada ujung cabang berhenti tumbuh, cabang tersebut akan terbagi menjadi dua yang menciptakan suatu kepadatan dan pola-pola cabang surreal.

Pola ini adalah penampilan yang sangat fungsional untuk menciptakan suatu percabangan yang padat dan teduh di Socotra yang panas dan kering. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi tanah di sekitar pohon dan untuk mengurangi evaporasi dari tanah sehingga menyediakan kondisi hidup yang optimal untuk setiap bibit di bawahnya. Buah-buah kecil yang dihasilkan umumnya dimakan oleh burung-burung yang kemudian menyebar benih tersebut ke tempat lain.

Tidak Hanya Di Kepulauan Socotra (Yaman)

Penduduk Chongqing, Tiongkok dikejutkan oleh sebatang pohon yang bisa mengeluarkan darah. Pohon ini sudah lama tumbuh di area pemukiman sekitar tempat tinggal mereka yang memang padat. Pohon berdarah itu kemungkinan besar merupakan Dragon Blood Tree, jenis pohon yang mengeluarkan getah pekat yang warnanya merah darah jika batangnya dipotong. Ini merupakan jenis pohon yang biasa tumbuh di pulau-pulau tropis seperti di Socotra, Maroko dan Kepulauan Canaria seperti yang sudah disebutkan di atas. Namun ternyata pohon ini juga hidup di wilayah Baratdaya Tiongkok.

Di Tiongkok juga menggunakan getah “darah naga” (dragon blood) tersebut sebagai pewarna, pernis biola dan juga sebagai bahan obat sejak ratusan tahun lalu. Mendengar namanya yang unik yaitu “darah naga”, maka tak heran getah ini juga digunakan dalam ritual keagamaan dan campuran bahan kimia.

Pharmacopoeia, daftar obat-obatan tradisional RRT juga mencatat Dragon Blood adalah obat tradisional China (Traditional Chinese Medicine) ternama yang digunakan selama berabad-abad untuk melancarkan peredaran darah, menyembuhkan luka, mengurangi rasa sakit, mengendalikan pendarahan dan mempercepat pemulihan kulit baik sebagai obat luar maupun obat minum. Belum ada laporan tentang efek negatif seperti keracunan akibat konsumsi Dragon Blood kecuali larangan bsgi wanita hamil.

Demikianlah artikel tentang pohon unik dengan getah berwarna merah seperti darah ini, semoga dengan adanya informasi ini dapat bermanfaat untuk setiap orang pembacanya. Sekian dulu informasi kali ini ya guys, see you…