Sunday, 26 May 2019
unik

Hati-Hati, Jarang Membersihkan Debu Di Rumah Berakibat Kegemukan

Hai guys, siapa bilang badan jadi gemuk akibat terlalu banyak makan? Buat kamu-kamu yang sedang diet, buruan deh batalin niat kalian itu. Memangnya hal apa lagi yang bisa bikin gemuk selain makan? Jawabannya adalah debu, yap debu guys. Masa sih, mana mungkin itu semua. Eits tunggu dulu guys, kalau kamu masih gak percaya juga lebih baik simak penjelasannya di bawah ini.

Debu Bisa Buat Lemak Tubuh Bertambah

Debu adalah partikel padat yang berukuran sangat kecil yang dibawa oleh udara. Sedangkan Mine Safety and Health Administration (MSHA) mendefinisikan debu sebagai padatan halus yang tersuspensi diudara (airbone) yang tidak mengalami perubahan secara kimia ataupun fisika dari bahan padatan aslinya.

Ukuran partikel debu yang dihasilkan dari suatu proses sangatlah bervariasi, mulai dari yang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang sampai pada ukuran yang terlihat dengan mata telanjang. Ukuran partikel yang besar akan tertinggal pada permukaan benda atau turun ke bawah (menetap sementara di udara) dan ukuran partikel yang kecil akan terbang atau tersuspensi di udara.

Lalu bagaimana bisa debu bikin tubuh menjadi gemuk? Nah kalau kamu jarang atau malas membersihkan rumah, maka jangan terkejut kalau berat badan kamu bertambah ya. Faktanya debu rumah yang tidak pernah dibersihkan dalam waktu yang lama bisa bikin gendut.

Begini penjelasannya, hal ini telah dibuktikan oleh sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Science & Technology. Penelitian oleh Duke University ini membuktikan bahwa tumpukan debu seberat 3 mikrogram saja pun bisa membuat gemuk, bayangin debu itu sangat sedikit sekali. Akan tetapi penelitian ini masih terbatas dan hanya dilakukan pada tikus di laboratorium.

Para peneliti mengamati perkembangan sel-sel lemak dan kadar lemak pada tikus setelah membagi tikus dalam dua kelompok: satu ditempatkan dalam kandang bersih dan satu lagi dalam kandang yang penuh debu. Hasilnya penambahan berat badan dan jumlah lemak ditemukan lebih tinggi pada tikus yang ditempatkan di dalam kandang yang berdebu daripada tikus yang ada di dalam kandang bersih.

Makin Banyak Debu Maka Makin Gemuk

Mungkin kamu sering meremehkan tumpukan debu yang ada pada permukaan meja atau kolong tempat tidur kamu. Tetapi debu-debu tersebut ternyata sangat berbahaya. Kenapa? Menurut para ahli setiap tumpukan debu sebenarnya mengandung zat kimia yang dapat mengganggu hormon endokrin yang disebut dengan endocrine disrupting chemicals (EDCs).

EDCs biasanya banyak ditemukan pada pestisida atau barang yang berbahan metal. World Health Organization menyatakan bahwa zat ini dapat mengganggu reproduksi wanita maupun laki-laki, menurunkan sistem kekebalan tubuh bahkan menyebabkan perkembangan mental anak terhambat.

Namun dalam penelitian ini, EDCs dikaitkan dengan penumpukan lemak di dalam tubuh. Disebutkan dalam penelitian tersebut bila kandungan kimia yang terkandung di dalam debu-debu meja atau kursi rumah akan merangsang tubuh untuk menghasilkan trigliserida yang kian banyak.

Trigliserida adalah cadangan lemak yang dimiliki tubuh, jika seseorang memiliki jumlah trigliserida yang banyak maka cenderung memiliki tubuh gemuk. Sederhananya bahwa trigliserida adalah tumpukan lemak tubuh kamu yang membuat timbangan meningkat setiap harinya. Meski telah dibuktikan bahwa terkena debu dapat meningkatkan risiko pada kamu untuk mengalami obesitas, tetapi hal tersebut tetap saja bukan alasan utama kenapa berat badan kamu terus bertambah.

Penyebab utama dari tubuh gemuk adalah mengonsumsi makanan yang berlebihan dan tidak melakukan aktivitas fisik setiap hari. Nah kalau kamu tak ingin mempunyai tubuh gemuk, tentu saja kamu harus menyesuaikan kalori dengan kebutuhan tubuh serta melakukan olahraga setidaknya 30 menit per hari.

Sering bersih-bersih rumah memang tak menjamin kamu mempunyai berat badan yang ideal, tetapi kegiatan ini bisa kamu andalkan sebagai salah satu kegiatan rutin setiap hari. Dengan membuat tubuh bergerak tiap hari, maka lemak-lemak pun akan terbakar dan hilang.

Cara Ampuh Mengurangi Lemak

Mungkin kamu akan melakukan apapun demi mendapatkan berat badan ideal, entah itu menerapkan berbagai macam diet hingga berani untuk menjalani operasi. Salah satu operasi yang dapat menurunkan berat badan dan membuat kamu kurus adalah “operasi bariatrik”. Operasi bariatrik adalah tindakan bedah yang bertujuan untuk menurunkan berat badan pasien. Berbeda dengan sedot lemak, operasi ini membuat perut kamu menjadi memiliki ruang penampung yang terbatas untuk makanan yang masuk.

Sebagian besar operasi ini dilakukan dengan cara mengubah bentuk organ pencernaan kamu, sehingga mempengaruhi pola makan dan penyerapan makanan di dalam tubuh. Berikut adalah jenis operasi bariatrik yang biasa dilakukan untuk membuat berat badan seseorang menjadi turun:

  • Ikat lambung. Sebuah pengikat dipasangkan pada lambung, sehingga memperkecil ruang lambung dan membuat pasien merasa cepat kenyang saat makanan masuk.
  • Bypass lambung. Tindakan ini dilakukan dengan cara menggabungkan bagian atas lambung dengan usus kecil, jadi perut kamu cepat penuh dan tak banyak kalori yang diserap dari makanan.
  • Sleeve gastrectomy. Mengangkat beberapa bagian organ pencernaan, sehingga kamu tidak dapat mengonsumsi makanan sebanyak sebelumnya.
  • Implant listrik. Alat implan listrik yang dipasangkan pada organ pencernaan ini berfungsi sebagai perantara perut dengan otak. Alat ini akan memberitahu otak jika perut sudah kenyang. Implan listrik tersebut dapat dikendalikan dari luar, sehingga dapat mengirimkan sinyal kapan saja.

Siapa saja yang boleh menjalani operasi bariatrik?

Mungkin kamu berpikir kalau kamu gemuk dan tertarik menjalani operasi bariatrik. Namun operasi ini tidak boleh asal dilakukan karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika mau melakukan tindakan medis ini, yaitu:

  • Memiliki indeks massa tubuh lebih dari 40 kg/m2. Operasi ini hanya akan dilakukan pada orang yang mempunyai tubuh yang sangat gemuk.
  • Memiliki indeks massa tubuh lebih dari 35 kg/m2 dan mengalami penyakit kronis tertentu seperti diabetes tipe 2 atau tekanan darah tinggi yang berkaitan dengan terjadinya obesitas tersebut
  • Gagal menurunkan berat badan dengan cara lain. Buat kamu yang telah mencoba berbagai cara seperti menjalani diet sehat dan olahraga rutin, namun berat badan tak kunjung turun dapat melakukan tindakan medis ini.
  • Berkomitmen untuk menerapkan gaya hidup sehat setelah berhasil menjalani operasi bariatrik dan memeriksakan diri secara rutin ke dokter.
  • Berani untuk mengambil risiko yang mungkin akan terjadi.
  • Bila kamu memiliki semua syarat di atas dan tertarik untuk melakukan tindakan ini, maka kamu dapat berkonsultasi dan bertanya pada dokter, apakah hal ini baik untuk kesehatan kamu.

Berapa banyak berat badan yang turun jika melakukan operasi ini?

Berapa banyak penurunan berat badan yang terjadi sebenarnya tergantung dengan masing-masing individu, apakah ia menjalani pola makan yang baik atau tidak. Tapi, penurunan berat badan biasanya terjadi antara 18-24 bulan setelah menjalani operasi bariatrik.

Penurunan berat badan yang kamu dapatkan ketika 6 bulan setelah operasi sebanyak 30-40% berat badan sebelumnya. Sementara setelah satu tahun maka kamu akan kehilangan berat badan sekitar 45 kg. Tetapi memang hal ini tergantung bagaimana pola makan serta gaya hidup kamu sehari-hari. Bila tidak berkomitmen untuk menjalani hidup sehat, maka tidak mungkin berat badan kamu akan kembali naik di kemudian hari.

Meski terdengar menjanjikan, operasi bariatrik ini memiliki berbagai risiko dan efek samping yang mungkin saja terjadi. Berikut adalah berbagai risikonya:

  • Kekurangan zat gizi tertentu. Mengubah bentuk organ pencernaan dapat menyebabkan tubuh tak menyerap zat gizi dengan maksimal
  • Terbentuknya batu empedu
  • Terjadi penggumpalan darah pada kaki atau paru-paru
  • Pengikat lambung dapat berpindah pada organ lain, hal ini menyebabkan saluran pencernaan lainnya menjadi tersumbat.

Demikianlah penjelasan di atas dan semoga dengan adanya artikel ini, kamu lebih rajin membersihkan rumah agar debu tidak menumpuk dan kamu gak jadi gemuk. Oh iya satu lagi kalau mau melakukan operasi biar badan jadi kurus, jangan lupa konsultasi sebelumnya pada dokter ya. Semoga bermanfaat.