Monday, 23 October 2017
Technology

“Seabreacher X”, Kapal Selam Yang Bentuknya Mirip Hiu

Di dunia ini banyak berbagai macam jenis kapal dan salah satunya adalah kapal selam. Nah, kamu pernah gak melihat langsung kapal selam tersebut? Ya, palingan sih kamu hanya mendengar namanya saja dan untuk menaikinya adalah hal yang tidak mudah dan tidak boleh sembarangan. Kapal selam juga memiliki banyak jenis, nah ada satu yang unik nih guys. Kenapa? Karena kapal selam yang dimaksud memiliki bentuk seperti ikan hiu, penasaran kan gimana tampilannya yang lebih jelas? Yuk, kita simak sama-sama penjelasannya di bawah ini.

Sejarah

Kapal selam adalah kapal yang bergerak di bawah permukaan air yang umumnya digunakan untuk tujuan dan kepentingan militer. Sebagian besar Angkatan Laut memiliki dan mengoperasikan kapal selam sekalipun jumlah dan populasinya masing-masing negara berbeda. Selain digunakan untuk kepentingan militer, kapal selam juga digunakan untuk ilmu pengetahuan laut dan air tawar dan untuk bertugas di kedalaman yang tidak sesuai untuk penyelam manusia.

Orang yang pertama kali membuat kapal selam adalah seorang ilmuwan dari Belanda yaitu Cornelis van Drebbel. Ia berhasil membuat kapal selam navigasi pertama di dunia. Akan tetapi, awalnya pada tahun 1452-1519 yang membuat sketsa kapal selam tersebut adalah Leonardo da vinci.

Lalu teman Drebbel yang bernama William Bourne merancang rencana terlebih dahulu untuk membuat kapal selam tersebut pada tahun 1578, namun sayangnya ia gagal menciptakannya dan yang berhasil menciptakan kapal selam adalah Cornelius Van Drebbel di tahun 1620.

Standar pembangunan yang digunakan tetap menggunakan sketsa Bourne yaitu dengan menggunakan prinsip bila kapal selam dapat tenggelam jika tangki di isi dengan air. Saat kapal akan dinaikan ke permukaan, maka tangki harus dikosongkan terlebih dahulu.

Kapal selam yang diciptakan oleh Drebbel terbuat dari bahan kayu dan digerakkan menggunakan dayung. Kapal ini hanya mampu menyelam dalam waktu hitungan jam saja. Nah agar para awak kapal tetap bisa bernapas, pada kapal ini disematkan pipa untuk menyalurkan udara dari permukaan ke dalam kapal selam. Kemampuan kapal selam ini pernah didemonstrasikan di hadapan warga London dengan menyelam di bawah sungai Thames dan kapal mampu menyelam selama tiga jam.

Drebbel terus mengupgrade kapal selam buatannya, terutama dalam hal desain dengan membentuknya seperti susunan dua perahu dan ditutup kulit. Lubang-lubang dayungan dibuat lebih rekat sehingga tidak kemasukan air. Drebble tidak menggunakan sistem balas, tetapi mencoba dengan besi agar perahu lebih mudah menyelam.

Kapal selam itu menjadi kapal selam yang paling tua karena badannya masih dibuat dari kulit binatang dan rangka kayu. Van Drebbel juga membungkus kayu dasar kapal dengan bahan waterproof dan dayung perahu dengan kulit. Penambahan tabung udara dilakukan van Drebbel untuk menyediakan oksigen.

Model terakhir yang dibuat van Drebbel mempunyai enam dayung dan dapat menampung 16 penumpang. Kapal itu dapat menyelam selama tiga jam dan belayar hingga 12-15 kaki (4-5-meter) di bawah permukaan air. Perjalanannya dimulai di Westminster menuju Greenwich pulang dan pergi.

Kapal selam yang tampak seperti bentuk cerutu tersebut dibuat hidrodinamik. Menurut van Drebbel, hidrodinamik dapat mengurangi hambatan ketika tenggelam. Dengan begitu, kapal dapat tenggelam secara mulus. Kapal selam itu mempunyai kecepatan sekitar 18 km/jam.

Saat ini kapal selam temuan van Drebbel mulai dikembangkan untuk tujuan militer. Terutama sebagai kapal selam perang. Hal tersebut sebenarnya jauh dari keinginan Drebbel ketika pertama membuat kapal selam. Dia tidak ingin kapal selam buatannya menjadi alat pembunuh.

Tidak hanya terlibat pada kapal selam, ternyata ia juga terlibat dalam merancang dan membangun teleskop dan mikroskop pada tahun 1619 serta dalam pembangunan Duke of Buckingham. Dan menjelang akhir hidupnya pada tahun 1633, Drebbel terlibat dalam rencana untuk mengalirkan Fens sekitar Cambridge ketika tinggal di dekat kemiskinan menjalankan rumah ale di Inggris dan ia meninggal di London.

Di Indonesia sendiri, para pejuang di masa awal-awal mempertahankan kemerdekaan memiliki semangat juang tinggi, begitu juga dalam upaya menguasai pembuatan kapal selam yang diprakarsai Letkol Ginagan sejak Juli 1947. Walaupun karya tersebut belum sepenuhnya terealisasi, namun keinginan memiliki kapal selam sangat tinggi karena sesuai kebutuhan saat itu.

Dengan torpedo yang ada pada kapal selam menjadi senjata yang paling ditakuti musuh. Ia bisa mengintai, menyusup dan menghancurkan musuh. Setiap torpedo yang dikeluarkan hampir semuanya mengenai sasaran dan semua keunggulan tersebut jelas tidak dimiliki kapal atas air.

Sejak saat itulah keberadaan kapal selam menjadi salah satu kekuatan pemukul dari kekuatan-kekuatan pemukul Angkatan Laut RI yang telah ada yaitu kapal kapal perang permukaan, marinir dan pesawat udara. Soal personil pengawaknya juga terbilang andal dan terlatih. Gimana tidak? Setelah melalui seleksi ketat, awak tersebut pada 1958 dikirim ke Gdynia, Polandia untuk mengikuti pendidikan dan latihan kapal selam.

Jenis-Jenis Kapal Selam Di Dunia

Di zaman yang semakin berkembang, maka kapal selam pun diciptakan semakin canggih. Di dunia ini banyak berbagai macam jenis kapal selam di dunia seperti berikut ini:

Typhoon

Kapal jenis ini adalah jenis kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir yang digunakan oleh Angkatan Laut Soviet pada 1980-an. Dengan berat perpindahan 48.000 ton, Typhoon adalah kelas terbesar dari kapal selam yang pernah diciptakan untuk menampung banyak kru dan fasilitas layak ketika menyelam selama berbulan-bulan.

Virginia

Kapal ini dirancang sebagai kapal yang lebih kecil dari biasanya sebagai alternatif yang lebih murah dan lebih fleksibel untuk maju dalam kelas dunia. Kapal selam kelas Virginia dirancang untuk menggabungkan lapisan anechoic, struktur deck terisolasi dan desain baru dari propulsor untuk mencapai tanda tangan akustik rendah. Hal ini menyatakan bahwa tingkat kebisingan dari Virginia adalah sama dengan kelas Seawolf. Kapal selam kelas Virginia dilengkapi 12 sistem peluncuran vertikal(VLS) tabung. Ini digunakan untuk Tomahawk serangan darat rudal jelajah yang diluncurkan dengan kisaran 1 700 km.

Akula

Nama Akula adalah jenis kapal selam bertenaga nuklir (SSN) pertama kali digunakan oleh Angkatan Laut Soviet pada tahun 1986. Ada empat sub kelas dari Shchuka yang terdiri dari tujuh kapal selam Akula I yang ditugaskan antara tahun 1984 dan 1990, enam kapal selam yang ditingkatkan Akula ditugaskan antara tahun 1991 dan 2009, salah satu Akula IIkapal selam ditugaskan pada tahun 1995 dan salah satu Akula III ditugaskan pada tahun 2001.

Graney

Kapal ini adalah kapal terbaru Rusia bertenaga nuklir dengan serangan kapal selam. Kapal ini memimpin, Severodvinsk, diistrahatkan pada tahun 1993 namun proyek dihentikan karena masalah pendanaan. Ditugaskan dengan Angkatan Laut Rusia hanya pada tahun 2013.

Kapal kedua kelas dibangun untuk meningkatkan proyek. Saat ini setidaknya 6 kapal tersebut direncanakan dalam pembangunan dan ini akan menjadi penerus kapal selam kelas Akula. The Severodvinsk memiliki 24 tabung peluncuran vertikal untuk berbagai rudal jelajah. rudal jelajah termasuk P-800 yang Oniks (SS-N-26) yang memiliki jangkauan sekitar 300 km.

Seawolf

Kapal ini merupakan kapal selam bertenaga nuklir serangan cepat (SSN) dalam pelayanan dengan Angkatan Laut Amerika Serikat. The Seawolf adalah sebagai penerus dari kapal selam Los Angeles. Desain pekerjaan dimulai pada tahun 1983. Rencananya ada 29 kapal selam akan dibangun selama sepuluh tahun, kemudian dikurangi menjadi dua belas kapal selam. Akhir Perang Dingin dan keterbatasan anggaran menyebabkan pembatalan pada tahun 1995 sehingga hanya ada 3 kapal selam kelas Seawolf.

Vanguard

Kapal jenis ini merupakan salah satu kelas kapal selam bertenaga nuklir yang kini digunakan oleh Angkatan laut Inggris. Setiap kapal selam dari kelas ini diberi senjata sampai 16 buah Rudal balistik jenis UGM-133 Trident II. Kelas Vanguard pertama diperkenalkan pada tahun 1994 sebagai bagian dari program senjata nuklir Trident Inggris. Terdapat empat buah kapal selam di dalam kelas ini yaitu Vanguard (S28), Victorious (S29), Vigilant (S30) dan Vengeance (S31). Semuanya dibuat di Barrow-in-Furness oleh Vickers Shipbuilding and Engineering Ltd antara tahun 1986 sampai 1999 yang sekarang dimiliki oleh BAE Systems.

Ohio

Kelas Ohio adalah kelas kapal selam bertenaga nuklir yang saat ini digunakan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. Mereka memiliki 18 kapal selam kelas Ohio yaitu 14 kapal selam rudal balistik (SSBN)dan empat lainnya kemudian dikonversi menjadi kapal selam kendali rudal (SSGN). Kapal selam kelas Ohio merupakan kapal selam terbesar yang pernah dibuat untuk angkatan laut Amerika Serikat.

Soryu

Perahu kelas Soryu pertama ditugaskan dengan Maritime Self-Defense Forces Jepang pada tahun 2009. Tidak seperti kapal bertenaga nuklir lain di daftar ini kapal selam kelas Soryu memiliki propulsi diesel-listrik. Serangan kapal selam ini, dilengkapi dengan sistem propulsi udara independen. Jepang adalah satu-satunya negara untuk menggunakan kelas kapal ini.

Kapal Selam Bentuk Hiu

Pada umumnya, kapal selam memiliki bentuk yang besar dan berfungsi di bawah permukaan laut. Nah, berbeda dengan kapal selam yang satu ini, gimana tidak? Kapal ini bentuknya sangat mirip dengan ikan hiu dan diberi nama “Seabreacher X”. Kapal ini diciptakan oleh seorang pria yang bernama Rob Innes (37), ia seorang penggemar olahraga air dan bersama kawannya yang bernama Dan Piazza (52). Innespace (perusahaan yang didirikan Rob Innes) kabarnya hanya memproduksi Seabreacher X sebanyak 10 buah saja.

Seabreacher X bisa ditumpangi oleh dua orang, karena di dalamnya ada dua tempat duduk yang nyaman. Kapal berbentuk hiu itu digerakkan oleh mesin berkekuatan 260 tenaga kuda yang memungkinkannya berenang dengan kecepatan 50 mph di permukaan air dan 20 mph di bawah permukaan air.

Keistimewaan lain yang mengejutkan adalah Seabreacher X bisa melompat hingga ketinggian 12 kaki. Caranya dengan menerjunkan kendaraan itu ke dalam air dan tetap berada di bawah air selama 20 detik, menambah kecepatan lalu “si hiu” pun melompat ke udara layaknya lumba-lumba. Selain itu, Seabreacher X juga bisa nge-roll hingga mencapai sudut 90 derajat ke kanan dan ke kiri.

Kapal selam pribadi ini juga dilengkapi dengan peralatan teknis lainnya seperti periskop dengan kamera video yang mampu mengirimkan gambar pada layar LCD saat berada di bawah air dan sistem GPS-navigasi serta audio onboard. Saat uji coba pertamanya dipantai, banyak pengunjung pantai yang berteriak ketakutan melihat kapal selam hiu ini karena mereka kira itu hiu nyata. Masalah harga, kapal ini telah dibanderol sebesar $ 48.000 sampai $ 68.000 atau kira-kira berkisar sekitar 690 juta rupiah.

Ya, demikianlah kurang lebih pejelasan mengenai sejarah kapal selam serta jenis kapal selam yang berbentuk hiu. Namun sepertinya kamu harus menabung bertahun-tahun dulu untuk memiliki kapal tersebut ya, hehehe. Sampai sini dulu ya pembahasan kita kali ini, sampai jumpa lagi…