Sunday, 26 May 2019
pengetahuan

Dibalik Kemegahannya, Bagaimana Cara Pembangunan Piramida?

Apa yang kamu pikirkan dan kamu ketahui tentang piramida? Bangunan tua? Mesir atau apa? Hmmm sepertinya masih banyak orang yang belum mengetahui atau mengerti apa itu piramida. Maka dari itu, kali ini kita akan sama-sama membahas tentang itu. Yuk, silahkan disimak.

Sejarah Piramida Mesir

Piramid atau piramida adalah konstruksi bangunan yang sudah digunakan sejak lama oleh bangsa Mesir kuno maupun bangsa Maya dan digunakan sebagai makam raja-raja masa dahulu serta sarana ibadah (pemujaan). Ada dugaan sebagai tempat penimbunan (gudang)pangan sejak zaman ketika persiapan menghadapi musim paceklik ataupun tempat penyimpanan harta.

Beragam analisis tentang digunakannya konstruksi piramida. Ada yang menyebutnya sebagai bangunan warisan UFO dengan alasan terdapat bangunan mirip piramida ditemukan di Mars yang berada satu lintang derajat yang sama dengan lintang derajat di Bumi, ada pula yang mengatakan peninggalan peradaban Atlantis dan sebagian lagi mengatakan bahwa konstruksi piramida digunakan dengan alasan bahwa pada peradaban lampau, manusia mengalami kesulitan untuk membuat konstruksi kubah. Oleh karena itu digunakanlah konstruksi piramida untuk mempermudah. Konstruksi kubah sendiri baru digunakan pada masa Romawi dengan konstruksi pelengkung pada bangunan betonnya dan Romawi Timur.

Lalu siapa yang membangun bangunan piramida yang besar dan luar biasa di Mesir tersebut? Misteri piramida mesir menjadi mitos Mesir yang sampai sekarang banyak didiskusikan oleh kalangan khususnya pencinta teori konspirasi, pasalnya masih banyak rahasia dibalik piramida yang megah ini. Banyak pertanyaan yang bermunculnya terkait dengan pembangunan piramid ini. Bangunan piramida ini mulai dibahas ketika masyarakat dari kerajaan poshi menduduki tempat ini pada abad ke 6 SM. Mereka kehilangan kedudukannya lebih dari 2.000 tahun lebih dan menerima kekuasaan dari kerajaan yunani, kerajaan islam, roma dan negara lainnya.

Pertama kali penggalian dilakukan pada masa jenderal Khalifah Al-Ma’mun pada tahun 820 M, mereka menemukan jalan rahasia masuk ke dalam piramida dan mereka berharap pada saat itu ditemukannya harta karun berupa emas, berlian maupun yang lain yang terkubur disamping peti para raja Mesir pada saat itu. Namun naasnya mereka tidak menemukan satu buah harta karun sama sekali bahkan dinding dari makam tersebut kosong tidak ada ukiran satupun yang ditemukan.

Akan tetapi, sejarawan meneliti sejarah piramida Mesir jika pada saat pertama kali penggalian pasukan oleh Khalifah Al-Ma’mun, piramida sudah mengalami pencurian harta karun terlebih dahulu. Namun mereka menyimpulkan jika sangat sulit mencuri harta karun melalui jalan lain dan juga menghapus semua ukiran yang ada di dinding makam tersebut. Penggalian selanjutnya mengungkapkan sejarah piramida Mesir banyak ditemukan harta karun disekitar makam yang pada akhirnya disimpan oleh pemerintah setempat untuk dijadikan pameran dan diamankan dari para penjarah harta karun.

Bagaimana Proses Pembangunannya?

Di balik kemegahan piramida, ada satu teka-teki besar. Bagaimana bahan baku dari bangunan kuno yang bahkan terlihat dari antariksa itu dibawa ke lokasi pembangunan piramida? Kalau dipikir-pikir pada zaman dahulu belum ada teknologi canggih atau alat berat untuk membawa bahan-bahannya ke tempat pembangunan. So, gimana caranya?

Daniel Bonn dari University of Amsterdam menyatakan berhasil memecahkan teka-teki itu dalam hasil riset. Bonn dan rekannya mengatakan, orang-orang Mesir kuno mungkin membawa batuan dengan strategi jitu. Mereka menggunakan alat semacam gerobak untuk membawa batu, lalu menariknya di gurun yang telah dibasahi dengan air.

Dalam penelitian, Bonn melakukan percobaan di laboratorium menggunakan miniatur gerobak Mesir kuno dan wadah berisi pasir yang telah dikeringkan di oven. Air yang ditambahkan pada pasir hingga level basah tertentu akan membentuk “jembatan kapiler”. Tetesan air akan bertindak seperti lem yang merekatkan pasir dan membuatnya menjadi kaku dan meminimalisasi gesekan dengan benda yang bergerak di atasnya.

“Saya terkejut bahwa total gaya tarik bisa dikurangi hingga 50 persen,” kata Bonn. Berkurangnya gesekan dan gaya tarik terjadi karena pembasahan menyebabkan peningkatan kekakuan pasir gurun. “Gerobak bergerak lebih mudah pada pasir gurun yang basah karena pasir itu tidak membentuk gundukan di depan gerobak, tidak seperti yang terjadi bila gerobak ditarik di atas pasir kering,” urai Bonn.

Akan tetapi, sampai saat ini masih banyak anggapan-anggapan lain. Maka dari itu, masih diharapkan adanya teknologi canggih mendatang yang dapat mendeteksi bagaimana dan sejarah awal piramida dibuat agar semua misteri tentang piramida tersebut bisa terpecahkan sehingga tidak ada lagi perdebatan. Oh iya guys, mungkin selama ini yang kamu tau itu piramid hanya ada di Mesir saja kan? Kamu salah, memang ada dimana lagi selain di Mesir? Di bawah ini beberapa piramid yang ada di berbagai negara:

Piramida Teotihuacan, Meksiko

Teotihuacan merupakan kompleks piramida yang konon menjadi tempat tinggal para dewa. Saking penasarannya, Teotihuacan menjadi destinasi wajib para wisatawan yang berlibur ke Meksiko. Situs yang diakui sebagai warisan dunia UNESCO ini, dahulu merupakan salah satu kota terbesar di Amerika Utara. Namun, setelah bertahun-tahun kota ini beralih menjadi destinasi wisata yang mampu membuat dunia tercengang. Bagaimana tidak, daerah yang berada di timur Meksiko ini memiliki peninggalan sejarah yang sangat berharga. Ya, piramida yang menjadi bangunan yang paling mecengangkan. Di kompleks piramida Teotihuacan ini terdapat banyak candi kecil dengan 4 piramida utama, yaitu Kuil Bulan, Kuil Matahari, Kuil Quetzacotl dan Museo Teotihuacan.

Piramida Nubia, Sudan

Siapa yang menyangka kalau Sudan punya piramida lebih banyak dari Mesir. Bedanya adalah piramida di sana berbentuk limas sempuna dengan garis yang lurus dan bentuk yang lebih kecil. Sudan adalah negara di bagian Afrika Utara yang juga punya piramida selain Mesir dan piramida tersebut bernama Piramida Meroe.

Piramida Goguryeo, Cina

Piramida ini merupakan piramida peninggalan kerajaan Korea kuno bernama Goguryeo di Jian, Provinsi Jilin, Cina. Piramida ini merupakan makam Raja jangsu yang dibangun sekitar abad ke-5 M. Piramida ini juga menyandang nama Pyramid of The East atau Piramida Timur karena letaknya di Asia.

Ya, itulah sekilas sejarah tentang bangunan yang bernama piramida tersebut. Semoga aja ada teknologi canggih yang bisa menjawab semua misteri yang belum terpecahkan ya. Sampai sini dulu pembahasan kita, see you…