Tuesday, 11 December 2018
pengetahuan

Bagaimana Proses Pembuatan Kertas? Ini Penjelasannya

Hai guys, apa kabarnya nih? Sehat dong ya apalagi ini kan bulan muda, bener gak? Oops pada belum gajian ya, hehehe kasian banget, oke lupakan masalah itu karena bukan itu yang akan kita bahas. Yang akan kita bahas kali ini adalah kertas, tahu kertas kan? Kalau sempat gak tau, kelar hidup lo !!! Kelewatan kalau sampai gak tau, malu sama kucing dong hahaii. Kertasnya sih tau tapi terbuatnya dari bahan apa, ada yang tau gak nih? Hayooo tau gak, wah kelihatan tuh alisnya lagi naik-naik karena bingung. Well, untuk menjawab rasa penasaran kalian semua alangkah baiknya kita simak sama-sama artikel berikut ini.

Siapa Penemu Kertas?

Kertas merupakan sebuah media yang dipakai untuk tempat menulis, mencetak dan melukis sesuatu. Kertas juga sebuah benda yang mudak dirobek, dilipat, digulung, ditempel dan lain sebagainya. Semua orang yang ada di dunia ini sudah pasti membutuhkan kertas di dalam kehidupan sehari-harinya. Dari anak sekolah, orang kantoran bahkan orang yang ada dipasar juga memerlukan kertas. Pokoknya semua orang pasti membutuhkan benda tipis tersebut.

Munculnya kertas membawa pengaruh yang besar terhadap perkembangan dunia, secara kertas merupakan penemuan baru dan sangat berguna. Lalu kira-kira siapa sih penemu kertas pertama kali? Seorang pria berkebangsaan Tionghoa yang bernama Cai Lun merupakan sosok dibalik terciptanya lembaran tipis yang kita pakai sampai sekarang. Cai Lun lahir pada abad pertama Masehi saat masa Dinasti Han di daerah Guiyang yang sekarang dikenal dengan nama Provinsi Hunan.

Pria ini berpikir untuk mencari ide membuat sesuatu yang bisa dijadikan alas menulis. Pertama, ia mencoba dengan kulit kayu murbei yang direndam di dalam air dan dipukul sampai seratnya terlepas. Selain merendam kulit kayu, Cai Lun juga mengolah bahan rami, kain bekas dan jala ikan dengan merendamnya di air. Ketika bahan-bahan tersebut melembek dan menjadi bubur, ia menekan bahan tersebut pada sebuah cetakan dan menjemurnya di bawah matahari. Ketika semuanya kering, bahan tersebut menjadi lapisan-lapisan tipis yang kita kenal dengan sebutan kertas.

Sebelumnya, ia menulis di atas kulit hewan ataupun tumbuh-tumbuhan. Semua masyarakat Tionghoa juga menggunakan perkamen sutra atau bambu untuk menulis. Cai Lun yang merupakan seorang pegawai di pengadilan kekaisaran, karena profesi tersebut tentu saja ia sering menulis. Cai Lun pun merasakan kesulitan dan kerepotan jika harus menulis dengan menggunakan kulit hewan atau tumbuhan, namun akhirnya ia mendapatkan ide yang brilian untuk membuat kertas.

Dengan penemuannya tersebut, ia pun membawa hasil temuannya kepada Kaisar Dinasti Han pada tahun 105 Masehi. Kaisar Han pun sangat kagum dan sangat menghargai penemuan Cai Lun lalu memberikannya hadiah gelar bangsawan kepadanya. Mulai dari situ, penemuan kertas Cai Lun pun banyak dipakai oleh Dinasti Han dan penemuan ini segera berkembang dan tersebar ke Arab dan Eropa hingga ke seluruh dunia. Penemuan penting yang menjadi sebuah warisan dunia yang sangat bermanfaat bagi kehidupan di dunia.

Bahan Baku Pembuat Kertas

Apakah benar kertas terbuat dari pohon? Tentu saja itu benar, bagaimana caranya? Ketika kamu melihat sebuah pohon, kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana bisa batang pohon yang besar, kuat dan tinggi bisa berubah menjadi selembar kertas tipis. Lihat saja di sekeliling kamu sekarang ini, begitu banyak hal yang berhubungan dengan kertas.

Pada umumnya, semua orang hanya tau memakai saja tanpa tau darimana itu berasal. Bayangin aja kamu setiap pagi baca koran, menulis di buku, membungkus kado, memakai tisu bahkan kartu undangan itu terbuat dari apa, kertas bukan? Namun apakah salah satu dari kalian semua pernah berpikir dari mana asalnya dan apakah benar dari pohon? Hmmm saya rasa pikiran orang-orang tidak sampai ke sana deh termasuk juga saya ya hehehe.

Pertama-pertama untuk menghasilkan kayu adalah kayu mentah yang didapat dari hutan tanaman harus dimulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, permanen dan transportasi kayu. Proses untuk mendapatkan kayu membutuhkan waktu minimal 5 tahun dan tahapnya begitu banyak untuk menumbuhkan pohon serta membutuhkan sumber tenaga kerja yang besar dari masyarakat sekitar hutan industri tersebut.

Untuk setiap ton nya, pulp membutuhkan 4,6 meter kubik kayu. Satu ton pulp menghasilkan 1,2 ton kertas. Pulp adalah hasil pemisahan serat dari bahan baku berserat (kayu maupun non kayu) melalui berbagai proses pembuatannya (mekanis, semikimia, kimia). Pulp terdiri dari serat-serat (selulosa dan hemiselulosa) sebagai bahan baku kertas.

Dalam satu hektarnya hutan tanaman industri (acacia) dapat dihasilkan lebih kurang 160 meter kubik kayu. Bila diambil contoh, sebuah industri pulp dengan kapasitas produksi 2 juta ton pulp pertahun akan membutuhkan kayu yang berhasil dari hutan seluas 58 ribu hektar setiap tahunnya. Acacia memiliki daur tumbuh selama 6 tahun sehingga sebuah industri pulp membutuhkan hutan seluas 348 ribu hektar untuk dapat terus beroperasi.

Saat ini 90% bahan baku pulp di dunia berasal dari kayu yang mencakup angka sekitar 170 juta ton per tahun. Sebanyak 640 juta meter kubik dikonsumsi setiap tahunnya atau hampir sekitar 13% dari total kayu yang digunakan di seluruh dunia. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut tanpa harus menebang hutan alam, maka dibutuhkan 10 juta hektar hutan tanaman yang harus ditanami setiap tahunnya. Sebegitu pentingnya pohon untuk kebutuhan semua manusia tapi kenapa masih banyak orang yang asal saja menebang pohon dan membakarnya? Ya entahlah, sangat sulit untuk mengungkapkannya. Di bawah ini merupakan proses pembuatan kertas:

  • Kayu diambil dari hutan produksi kemudian dipotong-potong atau lebih dikenal dengan log. Kemudian log disimpan di tempat penampungan selama beberapa bulan sebelum diolah dengan tujuan untuk melunakkan log dan menjaga kesinambungan bahan baku.
  • Kayu dibuang kulitnya dengan mesin atau dikenal dengan istilah De–Barker
  • Kayu dipotong-potong menjadi ukuran kecil (chip) dengan mesin chipping. Chip yang sesuai ukuran diambil dan yang tidak sesuai diproses ulang.
  • Chip dimasak di dalam digester untuk memisahkan serat kayu (bahan yang digunakan untuk membuat kertas) dengan lignin. Proses pemasakkan ini ada dua macam yaitu Chemical Pulping Process dan Mechanical pulping Process. Hasil dari digester ini disebut pulp (bubur atau serat kertas). Pulp ini yang diolah menjadi kertas pada mesin kertas (paper machine).

Jenis Kertas Dan Fungsinya

Pada setiap perusahaan percetakan memiliki mesin pencetak kertas. Untuk masalah desain atau bentuk, kertas juga memiliki beragam jenis dan fungsinya seperti berikut ini:

Kertas Hvs: Jenis yang satu ini sangat banyak digunakan untuk mencetak kerjaan kantor, makalah, buku, laporan skripsi. Biasanya dicetak melalui printer, mesin fotocopy maupun laser jet.  Gramatur kertas Hvs tersedia mulai dari 60 gr, 70 gr, 80 gr, 100 gr.

Kertas Ivory: Ciri-ciri kertas ini adalah antara lain berwarna putih di kedua sisinya, sisi yang satu lebih halus dari sisi lainnya dan biasa digunakan untuk kemasan produk-produk cosmetic dan lain-lain.

Kertas Art Paper dan Matt Paper: Karakteristik permukaannya licin dan halus (artpaper), semi doff (matt papper). Banyak digunakan untuk mencetak undangan doff, brosur mewah dan kalender.

Kertas Art Karton: Karakteristik kertas ini sama dengan kertas art paper, tetapi kertas art karton memiliki ketebalan yang berbeda dan sering digunakan untuk mencetak kartu nama, company profile dan katalog mewah. Gramasi yang umum digunakan diantaranya 190g, 210gr , 230gr , 260gr , 310gr , 360gr, dan 400 gr.

Kertas Samson atau Kraft Paper: Ciri ciri jenis kertas ini berwarna coklat muda hingga coklat tua, permukaanya kasar dan sering digunakan sebagai packing/pembungkus, paperbag/tas kertas, hangtag dan amplop folio.

Kertas Duplex (Coated Papper): Ciri-cirinya sisi depan putih, sisi belakangnya abu-abu. Sering digunakan untuk membuat box carton dll.

Kertas CWB (Coated White Board) atau duplex putih: Ciri-cirinya hampir sama dengan kertas Coated Pappaer hanya saja bagian dalamnya berwarna putih dan labih bersih. Banyak digunakan untuk membuat box atau kemasan makanan (food packaging).

Kertas BW/BC/Manila: Ciri-ciri kertas ini lebih mirip dengan kertas gambar (buku gambar), ukurannya kebanyakan flano atau dengan ukuran f4. Kertas ini sering dijumpai dengan berbagai texture, banyak digunakan untuk stofmap, kartu stock barang dan untuk jilid lakban.

Kertas Jasmine: Sering digunakan untuk mencetak undangan pernikahan, kertas ini biasanya berwarna warni, glitter dengan banyak pilihan warna.

Itu dia kurang lebih penjelasan tentang kertas di atas, apa kamu sudah memahaminya? Paling tidak udah terjawab kan rasa penasaran selama ini dan ternyata kertas terbuat dari pohon yang diolah sampai bisa terbentuk kertas. Maka dari itu, kamu juga harus turut menjaga dan melestarikan pohon-pohon yang ada di dunia ini. Semoga artikel ini bermanfaat.