Monday, 23 October 2017
pengetahuan

Aroma Leher Kucing, Inilah Parfum Terbaru Dengan Nama “Kitten Fur”

Siapa sih yang gak suka dengan parfum, keharuman yang begitu nikmat untuk dicium. Kemana pun pergi pasti gak lupa pakai parfum, apalagi buat cowok-cowok yang mau ngapel sang pujaan hati. Bisa sebotol tuh menghabiskan parfum agar kekasih betah lengket terus. Wangi dari parfum pun berbagai macam dan sekarang ada parfum keluaran terbaru yaitu dengan wangi leher kucing. Ini serius lho guys bukan becandaan, wangi tersebut memang ada. Kagak percaya? Yuk, silahkan lihat di sini.

Pengertian Parfum

Parfum merupakan campuran minyak esensial dan senyawa aroma, fiksatif dan pelarut yang digunakan untuk memberikan bau wangi untuk tubuh manusia, obyek atau ruangan. Jumlah dan tipe pelarut yang bercampur dengan minyak wangi menentukan apakah suatu parfum dianggap sebagai ekstrak parfum, Eau de parfum, Eau de toilette atau Eau de Cologne.

Parfum sudah dikenal semenjak ribuan tahun yang lalu, kata “parfum” berasal dari bahasa Latin yang berarti “through smoke” atau “melalui asap”. Dulu kegunaan parfum tertua yang ada di dunia adalah untuk upacara keagamaan, pembakaran dupa dan tanam-tanaman yang digunakan dalam pelayanan keagamaan.

Parfum merupakan kasta tertinggi dalam kelas minyak wangi dengan kandungan campuran essense mulai dari 15 – 30 persen. Makanya salah besar kalau menganggap semua minyak wangi itu sama semuanya. Kandungan essensenya yang lebih banyak akan membuat aroma pun semakin terasa dan tahan lama, tidak heran jika harga parfum ada yang dibanderol dengan harga yang terbilang cukup fantastis, yaitu puluhan juta hingga miliaran rupiah per botolnya. Saking mahalnya, ada yang menyebut jenis parfum ini sebagai “berlian cair”. Waw, lebih baik beli rumah nih kalau harganya sampai miliaran gitu.

  • Ekstrak parfum: 20% – 40% senyawa aromatik
  • Eau de Parfum (EDP): 10 – 30% senyawa aromatik
  • Eau de Toilette (EDT): 5 – 20% senyawa aromatik
  • Eau de Cologne (EDC): 2 – 5% senyawa aromatik, merek (reg.Trademark): Original Eau de Cologne
  • Eau de Solid (EDS): – 1% senyawa aromatik, merek (reg.Trademark): EDS
  • After shave

Semakin tinggi jumlah persentase senyawa aromatik, maka intensitas dan aroma yang tahan lama tercipta. Perfumeries yang berbeda menetapkan jumlah yang berbeda dari minyak untuk masing-masing parfum mereka. Bangsa Mesir lah yang pertama kali menggabungkan wewangian ini ke dalam budaya. Kemudian diikuti oleh bangsa Cina kuno, Hindu, Israel, Kartago, Arab, Yunani dan Roma.

Aroma Leher Kucing

Kalau biasanya aroma parfum itu wangi buah atau bunga, nah yang ini malah aroma leher kucing. Bagimana bisa seperti itu? Ya kalau di zaman sekarang apa sih yang gak bisa dilakukan, tetapi hal ini bukan berarti minyak wangi dicampur dengan kucing ya guys. Lho jadi apa dong? Parfum ini merupakan campuran minyak wangi yang beraroma kucing.

Wewangian ini sangat cocok untuk kamu yang suka sekali dengan kucing dan begitu menyayangi kucing. Banyak orang yang suka dengan hewan berbulu yang menggemaskan itu. Maka dari itu, sebuah perusahaan parfum asal New York, Demeter Fragrance Library, mengembangkan parfum baru yang akan membawa kenangan saat memeluk banyak anak kucing.

Dan kamu bersiap-siaplah untuk menikmati wangi anak kucing lewat parfum “Kitten Fur”. Setelah berusaha selama 15 tahun, Demeter berhasil membuat wangi dari kehangatan dan kenyamanan leher anak kucing. Keharuman Kitten Fur dijual dalam beberapa variasi produk yang meliputi cologne, parfum oil roll-on, losion, shower gel dan diffuser oil.

Demeter telah mengembangkan dan menjual berbagai keharuman, mulai dari yang tradisional seperti “Jasmine” dan “Sweet Orange” sampai dengan yang unik seperti “Popcorn”“Earthworm” dan “Fuzzy Balls”. Salah satu penggemar Demeter di Facebook mengatakan kucing mereka memiliki wangi yang berbeda-beda mulai dari madu, bedak bayo dan roti kayu manis dan kombinasi “bayi baru lahir, roti yang baru matang dan aroma rumah”. Hmmm aroma rumah? Gimana wanginya itu ya?

Tetapi, keharuman parfum wangi kucing ini bukanlah yang pertama kali hadir. Karena sebuah perusahaan mail order Jepang yaitu Felissimo pada tahun 2015 mengembangkan penyemprot kain yang memiliki wangi kepala kucing yang disebut mirip dengan wangi roti yang baru selesai dipanggang. Perusahaan itu baru-baru saja mengembangkan lipgloss yang disebut seperti hidung kucing yang basah.

Di dalam kehidupan sehari-hari, memakai minyak wangi sudahlah menjadi hal yang biasa. Bahkan kalau tidak memakainya bagaikan sayur tanpa garam ya guys, hehehe. Bahkan sekarang sudah banyak sekali jenis-jenis parfum di dunia ini baik itu untuk laki-laki ataupun untuk perempuan bahkan untuk anak-anak kecil pun ada. Yap sampai sini dulu pembahasan kita ya guys, see you again…