Tuesday, 11 December 2018
music

Apakah Piano Dan Keyboard Berbeda? Yuk, Simak Penjelasannya

Keren banget deh kalau bisa main piano, jangankan memainkannya, mendengarkan lantunan suara piano saja pun hati udah tenang dan senang. Untuk itu, di artikel kali ini kita akan membahas soal piano. Lalu apakah piano dan keyboard itu berbeda? Nah kita akan membahas semuanya di sini, silahkan disimak ya.

Pengertian Piano

Piano adalah alat musik yang dimainkan dengan jari-jemari tangan dan pemain piano disebut pianis. Pada saat awal-awal diciptakan, suara piano tidak sekeras piano abad XX-an, seperti piano yang dibuat oleh Bartolomeo Cristofori (1655 – 1731) buatan 1720.

Pada pertengahan abad XVII piano dibuat dengan beberapa bentuk. Awalnya, ada yang dibuat mirip desain harpsichord dengan dawai menjulang. Piano menjadi lebih rendah setelah John Isaac Hawkins memodifikasi letaknya menjadi sejajar lantai. Lalu, dengan munculnya tuntutan instrumen musik lebih ringan, tidak mahal dan dengan sentuhan lebih ringan, para pembuat piano Jerman menjawabnya dengan piano persegi. Sampai tahun 1860 piano persegi ini mendominasi penggunaan piano di rumah.

Dalam perkembangannya sebelum memiliki 88 tuts seperti sekarang, piano memiliki lima oktaf dan 62 tuts. Ia juga dilengkapi dengan pedal yang digerakkan dengan lutut. Dan kemudian pedal kaki yang diperkenalkan di Inggris menjadi populer hingga sekarang.

Sejumlah pengembangan berlanjut pada abad XIX dan XX. Tegangan senar, yang semula ditetapkan 16 ton pada tahun 1862, bertambah menjadi 30 ton pada piano modern. Hasilnya adalah sebuah piano dengan kemampuan menghasilkan nada yang tidak pernah dibayangkan Frederic Chopin, Ludwig van Beethoven dan bahkan oleh Franz Liszt.

Sebuah perkembangan nyata pada abad XX (berawal pada tahun 1930-an) adalah kehadiran piano elektronik (atau piano listrik) yang didasarkan pada teknologi elektroakustik atau metode digital. Nada suaranya terdengar melalui sebuah amplifier dan loudspeaker.

Dari sisi mutu suara, piano elektronik nyaris tak ada bedanya dengan piano biasa. Perbedaan terletak pada berbagai fitur yang melengkapinya dan fitur itu tentu tidak ada dalam piano biasa. Misalnya, bisa dihubungkan dengan perangkat MIDI, komputer, alat rekam memiliki pengatur volume, tusuk kontak untuk pendengar kepala dan sebagainya.

Bagian-bagian pada piano:

  • Tuts Piano: Tuts piano terdiri dari dua bagian, yaitu tuts hitam dan tuts putih. Pada awalnya, piano hanya memiliki satu tuts saja yaitu tuts putih namun karena kurang praktis maka tuts hitampun ditambahkan menjadi bagian utama piano. Perbedaan tuts hitam dan tuts putih hanya pada posisinya saja.
  • Martil: Bagian martil berfungsi untuk memukul dawai pada piano ketika anda menekan tuts piano untuk menghasilkan suara.
  • Dawai Piano: Dawai inilah yang menghasilkan suara ketika dipukul oleh martil. Dawai piano harus sering distem agar tinggi-rendahnya nada tetap standar dan suaranya tidak fals.
  • Body of piano: Bagian ini adalah bagian yang menyebabkan gema pada piano. Jika martil memukul dawai piano maka akan dihasilkan suara, suara tersebut akan diteruskan keruang kecil yang disediakan. Ruang gema inilah yang menentukan keras lembutnya suara serta jenis suara yang dihasilkan.
  • Pedal: Pada piano biasanya terdapat 2 hingga 3 pedal. Pedal tersebut diantaranya yaitu:
  1. Pedal sustain: untuk membuat nada bergema lebih lama
  2. Pedal caleste: melembutkan suara
  3. Pedal una corda: mendekatkan jarak martil dengan dawai

Pengertian Keyboard

Keyboard merupakan sebuah alat musik yang dimainkan seperti piano, hanya saja keyboard bisa membuat atau memainkan beragam suara seperti terompet, suling, gitar, biola sampai perkusi perkusian. Keyboard listrik yang cukup serbaguna sering banyak memiliki instrumen disintesis yang bisa dipilih, biasanya setidaknya seratus jenis instrumen ada di dalamnya. Kamu dapat berlatih dan merekam semua bagian yang berbeda untuk sebuah lagu dan kamu dapat membuat musik orkestra sendiri dengan bermain dan merekam semua bagian lagu.

Alat musik ini merupakan elektronik dan tidak memerlukan setup akustik yang baik. Dengan keyboard kamu bisa bermain seolah-olah dengan full band karena adanya fungsi style di programnya yang memungkinkan kamu memilih style jazz, rock, ballad serta country. Dan dari segi harga pun keyboard lebih murah ketimbang piano. Keyboard elektronik baru muncul pada abad ke-20. Pertama kali dipasarkan oleh Laurens Hammond di Amerika Serikat pada tahun 1935. Sejak saat itu mulai berkembang instrumen yang sekarang ini menjadi rajanya alat musik.

Ciri-ciri alat musik keyboard :

  • Umumnya memiliki tuts 5 oktaf, pada beberapa tipe dan merek tertentu ada yang lebih dari 5 oktaf.
    Pengoperasiannya harus menggunakan listrik.
  • Memiliki berbagai macam suara mulai dari suara piano, flute, gitar, drum dan lain-lain.
  • Dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan fitur-fitur seperti style (musik iringan), karaoke, fitur untuk merekam dan lain-lain.

Keyboard dimainkan dengan menggunakan sepuluh jari yang dimainkan pada tuts sesuai nada-nada di dalam lagu yang dimainkannya. Melodi lagu dimainkan dengan jari tangan kanan sementara chord untuk mengiringi lagu dimainkan dengan jari-jari tangan kiri. Di Indonesia sendiri masyarakat menyebutnya sebagai organ tunggal. Sementara di Luar negeri alat musik keyboard disebut sebagai one man band. Dan keyboard tidak mempunyai pedal nada seperti piano, deretan tuts selalu satu, kebanyakan keyboard bersifat portabel bisa dibawa hanya dengan satu orang saja sehingga mudah dibawa serta memiliki tuts yang tipis.

Memang kedua alat musik ini sama saja dan hanya berbeda diprogram, akan tetapi membuat komposisi dalam musik tersebut bukan hal yang mudah. Kamu harus mempelajarinya dari dasar agar bisa berkreasi dalam dunia musik. Tidak hanya kedua alat musik tersebut saja yang harus dipelajari, tetapi kamu bisa mempelajari yang lainnya juga.

Ya itulah penjelasan singkat piano dan keyboard, pada dasarnya keduanya sama hanya berbeda di programnya saja. Nah semoga dengan adanya artikel ini, kamu tertarik untuk belajar memainkannya ya. Sampai ketemu lagi di artikel selanjutnya…