Tuesday, 13 November 2018
Info

Terlalu Sering Bersendawa? Mungkin Ini Penyebabnya

Hampir semua orang bahkan semua orang pernah sendawa, apalagi ketika selesai makan tetapi terkadang tidak hanya setelah makan aja kita mengalami sendawa. Kalau sesekali sih gak apa-apa ya tapi kalau terus-menerus gimana ya? Nah kita cari tahu yuk jawabannya di artikel di bawah ini.

Apa Itu Sendawa?

Sendawa merupakan suatu proses yang terjadi di mana keluarnya suatu kandungan gas yang ada di dalam tubuh melalui bagian faring atau kerongkongan yang kemudian keluar melalui mulut. Sendawa mirip seperti kentut, hanya saja tidak mengeluarkan bau seperti gas kentut dan juga biasanya terjadi tidak sebanyak kentut.

Sendawa biasanya terjadi setelah kamu makan atau minum terlalu cepat atau sambil mengobrol sehingga lambung ikut terisi oleh udara yang masuk ke mulut. Ini merupakan reaksi normal dan wajar terjadi pada siapapun namun biasanya sendawa hanyalah sementara.

Sendawa juga bisa menjadi pertanda adanya gangguan pada pencernaan, namun biasanya bukan sesuatu yang terlalu serius. Adanya gas pada sistem pencernaan bisa jadi berhubungan dengan intoleransi terhadap beberapa jenis makanan.

Bersendawa sendiri normalnya adalah berada pada frekuensi kurang lebih 4 kali proses bersendawa per harinya. Hal ini merupakan salah satu respon tubuh yang dianggap normal dan sering terjadi. Namun demikian, ada beberapa kondisi di mana tubuh mengeluarkan respon bersendawa lebih dari 4 kali dalam sehari ataupun bersendawa dengan frekuensi yang tidak normal.

Sendawa tidak mengenal batas umur dan semua orang pernah mengalaminya. Dalam medis, sendawa dikenal dengan istilah aerophagia. Walaupun sendawa bukanlah penyakit menurut medis, tetapi jika kita bersendawa di waktu yang tidak ‘pas’ akan membuat rasa yang tidak nyaman dan malu. Oleh karena itu, ada baiknya kita melakukan hal ini untuk menghindari sendawa.

Proses terjadinya sendawa

Sama halnya dengan bernapas dan darah mengalir ke seluruh tubuh, sendawa pun memiliki prosesnya sendiri seperti berikut ini:

  • Laring akan tertutup sehingga cairan atau makanan tidak masuk ke paru-paru dan udara dapat melewati kerongkongan ke tenggorokan dengan mudah.
  • Esophageal sphincter bawah menjadi terbuka, jadi udara dapat melewati lambung ke kerongkongan dengan mudah.
  • Ketika semua hal di atas sedang terjadi, diagfragma turun seperti halnya ketika mengambil nafas.
  • Hal tersebut menyebabkan tekanan di perut meningkat dan menurunkan tekanan di dada.
  • Perubahan tekanan akan menaikkan aliran udara dari lambung ke daerah perut, lalu ke kerongkongan di dada.
  • Setelah mengalami serangkaian proses tersebut, akhirnya keluarlah udara tersebut yang kita sebut sebagai sendawa.

Mengapa Ada Orang Yang Sendawa Berlebihan?

Ada beberapa hal yang dapat menjelaskan mengapa seseorang dapat mengalami respon tubuh dalam bersendawa lebih dari 4 kali ataupun jauh di atas frekuensi normal seseorang dalam melakukan sendawa. Sendawa biasanya dianggap sebagai tanda tubuh telah kenyang. Tetapi, jika sendawa terjadi berulang-ulang bahkan ketika perut dalam keadaan kosong serta diikuti dengan gejala lainnya, bisa jadi ada yang tidak beres dengan tubuh dan berikut ini mungkin penyebabnya:

  • Makan terlalu cepat

Jika kamu minum kopi atau teh dan makan roti dengan terburu-buru di pagi hari, lalu makan siang di depan komputer sambil dikejar deadline dan cepat-cepat makan malam karena ingin segera tidur, mungkin sendawa kamu akan jadi lebih sering dari biasanya. Dengan adanya respon sendawa ini, maka kita akan mengetahui ternyata kita makan terlalu cepat sehingga menyebabkan kita bersendawa.

  • Kekenyangan atau kelebihan makan

Selain makan terlalu cepat, bersendawa dalam waktu yang sering juga dapat disebabkan oleh kondisi tubuh yang kekenyangan. Terkadang ketika sedang lapar, kita tidak dapat mengontrol asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita sehingga hal ini malahan akan membuat perut kita terasa penuh. Ketika perut terasa penuh akibat asupan makanan yang berlebihan itu, maka tubuh akan merespon dengan mengeluarkan sendawa.

  • Minuman berkarbonasi atau soda

Penyebab selanjutnya dari kondisi respon tubuh yang sering sendawa adalah karena sering mengkonsumsi minuman berkarbonasi alias soda. Minuman jenis soda ini memiliki kandungan gas yang tinggi sehingga sangat memungkinkan tubuh untuk merospon gas karbonasi yang masuk ke dalam tubuh tersebut dengan cara bersendawa.

Hal ini adalah sesuatu yang normal terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan karena memang suatu respon yang normal. Hanya saja, kamu perlu memperhatikan konsumsi minuman jenis ini karena bahaya minuman bersoda memiliki kandungan gula yang tinggi sehingga dapat menyebabkan obesitas.

  • Peningkatan asam lambung

Penyebab utama lainnya dari bersendawa yang sering adalah gejala-gejala penyakit asam lambung atau biasa dikenal dengan istilah GERD. Kondisi dalam lambung yang memiliki kandungan asam yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gas dan asam pada lambung menjadi naik menuju kerongkongan dan kemudian dikeluarkan dengan cara sendawa. Biasanya seseorang yang bersendawa karena GERD atau asam lambung ini akan mengeluarkan bau yang tidak sedap ketika bersendawa.

  • Sinus

Saat hidung terasa pengap, kamu cenderung bernapas lewat mulut. Seorang ahli menjelaskan, orang biasanya menelan udara lebih banyak dan lebih sering ketika mengalami masalah pada sinusnya maka dari itu sendawa bisa sering terjadi. Ahli itu menyarankan jika sinus kamu bermasalah akibat alergi dingin, perbanyak mengonsumsi makanan berkuah dan hangat dan makanlah secara perlahan.

  • Masuk angin

Indonesia mengenal istilah masuk angin. Masuk angin sebenarnya dapat terjadi ketika kita terlalu lama terkena angin terutama ketika cuaca dingin dan juga sedang berkendara dengan menggunakan motor. Biasanya gejala masuk angin ini meliputi rasa mual dan juga mulas di perut dan terkadang disertai rasa pusing dan juga demam. Kondisi masuk angin ini juga memicu tubuh mengeluarkan respon berupa sendawa ataupun kentut yang berguna untuk mengeluarkan angin di dalam tubuh kita.

  • Hernia hiatal

Hernia hiatal adalah kondisi di mana bagian atas lambung menonjol hingga ke bagian pembukaan diafragma. Diafragma adalah dinding otot yang memisahkan lambung dengan dada. Diafragma membantu agar asam tidak naik ke kerongkongan. Ketika kamu memiliki hernia hiatal, asam lebih mudah naik. Gejala hernia hiatal meliputi rasa panas dalam perut, sakit di dada dan sendawa terus tanpa henti.

Penyakit ini sering disebabkan oleh adanya tekanan yang intens di sekeliling otot perut seperti batuk yang kencang, refleks muntah, ngeden selama buang air besar dan saat kamu mengangkat benda berat. Hernia hiatal lebih umum terjadi pada wanita, orang yang kelebihan berat badan dan orang-orang yang berusia lebih dari 50 tahun.

  • Kanker kerongkongan atau perut

Dalam kasus yang jarang terjadi, kanker kerongkongan atau perut juga menyebabkan sendawa. Proses normal sendawa menyebabkan penumpukan udara di perut bagian atas yang dikeluarkan dari kerongkongan keluar melalui mulut. Namun dalam kasus kanker esofagus dan lambung, mungkin ada sendawa berlebihan bersamaan dengan perasaan kenyang, walau makan hanya sedikit.

  • Iritasi pada organ pencernaan

Selain adanya masalah pencernaan, sendawa juga dapat menjadi salah satu indikator adanya iritasi ataupun infeksi pada organ pencernaan di dalam tubuh. Apabila kamu mengalami sendawa yang berlebihan serta mengalami rasa sakit pada bagian tertentu, maka kemungkinan kamu mengalami iritasi dan juga infeksi pada beberapa organ pencernaan berikut :

  1. Lambung
  2. Usus besar
  3. Usus halus
  4. Ginjal
  • Infeksi dari bakteri atau kuman

Penyebab lainnya dari sendawa yang berlebihan yang kamu alami kemungkinan juga dapat berasal dari infeksi dari bakteri atau kuman. Helicobacter Pylori merupakan salah satu jenis bakteri yang menyebabkan infeksi pada lambung kamu sehingga dapat menyebabkan anda bersendawa.

  • Konsumsi beberapa jenis obat-obatan

Selain konsumsi dari jenis makanan tertentu, ada beberapa obat yang juga dapat meyebabkan kamu bersendawa. Obat-obatan ini biasanya merupakan jenis obat-obatan suplemen kalsium ataupun obat yang dapat berfungsi sebagai penghilang rasa sakit atau pain killer.

Apakah sendawa dapat dicegah?

Sendawa adalah hal yang alami dan sebenarnya tidak perlu dicegah. Tetapi kamu bisa mengendalikannya dengan melakukan beberapa hal seperti berikut ini:

  • Memakan makanan sambil duduk dan makanlah pelan-pelan.
  • Hindari mengunyah permen karet atau mengemut permen.
  • Hindari minum minuman berkarbonasi dan alkohol.
  • Hindari mengonsumsi berbagai makanan atau minuman yang membuat kamu menjadi sering bersendawa .
  • Kamu bisa mengonsumsi suplemen probiotik untuk membantu pencernaan.
  • Hindari kecemasan yang menyebabkan hiperventilasi.
  • Obat herbal yang bisa dikonsumsi adalah teh chamomile yang dapat mengobati sakit lambung yang meringankan sendawa yang berlebihan.
  • Jika menggunakan gigi palsu, coba periksakan agar pemasangannya tepat sehingga kamu tidak menelan udara yang tidak perlu.
  • Jika kamu adalah pengidap nyeri ulu hati ringan, cobalah untuk mengonsumsi obat yang dijual bebas seperti antasida atau mengonsultasikannya ke dokter jika kamu mengalami gejala yang cukup berat.

Cara Mengatasinya

Bersendawa yang terlalu sering terkadang akan menimbulkan rasa lelah dan kurang nyaman dengan lingkungan. Bahkan beberapa orang merasa harus muntah untuk menghilangkan sendawa, tapi ternyata usaha ini memang tidak terlalu berhasil mengatasi sendawa. Nah berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi sering bersendawa:

  • Berbaring ke salah satu sisi misalnya sisi kanan atau kiri dengan posisi lutut di tekuk ke arah dada. Lakukan latihan ini hingga perut menjadi lebih nyaman dan sendawa berkurang.
  • Hindari semua jenis minuman dan makanan yang menyebabkan sendawa. Bahkan sangat disarankan untuk tidak mengkonsumsi minuman berkarbonasi yang menyebabkan sendawa menjadi lebih parah.
  • Hindari kebiasaan mengunyah permen karet dalam waktu yang lama karena udara akan terus masuk ke pencernaan selama kamu mengunyah permen karet.
  • Lakukan kebiasaan makan yang baik seperti makan sambil duduk dengan posisi badan yang benar sehingga saluran pencernaan bisa menerima makanan dengan baik.
  • Makan dan minum secara perlahan bahkan kamu harus mengunyah makanan dengan pelan dan makan diam agar tidak ada udara yang masuk ke pencernaan.
  • Minum jenis minuman yang mengandung probiotik untuk memelihara kesehatan organ dalam pencernaan sehingga bisa membunuh semua bakteri jahat dalam pencernaan.
  • Jika kamu sering bersendawa karena terkena tekanan emosi, maka cobalah untuk santai dan mengatur nafas yang baik agar tidak bersendawa.
  • Hindari jenis makanan kaya serat untuk sementara waktu karena makanan ini bisa memproduksi gas dalam perut dan membuat sendawa menjadi lebih parah.

Demikianlah ulasan mengenai sendawa di atas tersebut ya guys, memang sih terlihat sepele tapi kalau keseringan kan malu juga dan membuat tidak nyaman. Oleh karena itu, dengan adanya artikel ini dapat menambah pengetahuan kamu. Semoga bermanfaat…