Monday, 23 October 2017
Info

Bagaimana Proses Terbentuknya Air Mata? Simak Penjelasannya

Dalam kehidupan sudah pasti kamu pernah menangis, entah itu karena rasa sedih maupun menangis karena bahagia. Ketika kamu menangis, perlahan air mata akan keluar membasahi pipi. Nah, kamu pernah gak sih bertanya-tanya dalam hati dari mana sih asal mula air mata tersebut? Untuk mengetahui informasi yang lebih banyak, silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Darimanakah Air Mata Berasal?

Setiap orang pasti pernah menangis dalam hidup mereka. Hari pertama manusia lahir, mereka sudah memiliki pengalaman pertama mengeluarkan air mata. Ketika terlalu gembira, ketika terharu atau ketika sedih, manusia ada kalanya merasa tidak tahan dengan kondisinya sehingga mereka akan menangis. Ketika menangis, manusia mengeluarkan air mata dari celah-celah matanya.

Air mata adalah kelenjar yang diproduksi oleh proses lakrimasi untuk membersihkan dan melumasi mata. Kata lakrimasi juga dapat digunakan merujuk pada menangis. Menangis biasanya menjadi penyebab utama keluarnya air mata dan dengan menangis dapat mengobati segala rasa sedih akibat kegalauan yang kita hadapi. Namun kenapa manusia dapat mengeluarkan air mata secara alami bila menghadapi masa itu?

Saluran mata yang menjadi bagian vital kelopak mata butuh pelumas agar mata tidak lelah. Para peneliti mengatakan bahwa menangis dapat melepas hormon endorfin yang sekaligus dapat menciptakan rasa lega setelah mengalami kesedihan. Nah, tahukah kamu kalau airmata merupakan cairan bening yang tidak berwarna atau transparan ini sesungguhnya berasal dari cairan darah?

Sebenarnya di atas sudut luar mata kita tepatnya di bawah alis, ada kelenjar lakrimal atau lebih dikenal dengan kelenjar air mata. Ukurannya hanya sebesar buah kenari, tetapi organ yang kecil ini dapat menyemburkan aliran air mata.

Ketika air mata akan keluar, dapat dirasakan darah mengalir naik ke kepala. Darah itulah yang menjadi asal dari air mata. Meskipun air mata berasal dari cairan darah, airmata tidak berwarna merah. Hal ini disebabkan karena ketika cairan darah masuk ke dalam kelenjar air mata, dinding sel yang dilalui bekerja untuk menyaring unsur warna merah yang terdapat dalam sel darah merah sehingga menghasilkan cairan bening yang disebut dengan airmata.

Kelenjar air mata memiliki dua bagian yaitu:

  • Kelenjar lakrimal merupakan kelenjar yang memproduksi air mata dengan kandungan air dengan artian air mata yang dihasilkan hanya mengandung air saja. Kelenjar ini terletak di anterior lateral atap orbita bagian atas. Lokasi tersebut sangat memungkinkan pembasahan mata secara diagonal ke arah kantus medial oleh mata.
  • Kelenjar lakrimal (asesorius) merupakan kelenjar yang berfungsi agar mata bagian anterior tetap lembap. Bagian ini terdiri dari kelenjar Zeis/sebaseus dan Moll/siliaris yang berada dalam batas kelopak mata. Kelenjar sebaseus terletak pada satu barisan sepanjang tarsus atau kerangka lebar kelopak mata yang berperan dalam komponen minyak dalam air mata. Komponen ini melindungi lapisan air mata agar tidak menguap (kering) atau berlebihan. Selain itu untuk menjamin bahwa penutupan kelopak mata dalam kondisi kedap udara dan menjaga permukaan optikal yang lembut dan teratur.

Ad Vingerhoets PhD seorang psikolog Belanda mengungkap misteri asalnya air mata. Secara fisiologis, air mata berasal dari pelepasan oksitosin atau opioid endogen atau stimulasi cabang sistem saraf otonom. Namun tidak semua saluran mata manusia dapat mengeluarkan zat-zat tersebut.

Menurut Vingerhoets menangis dapat menyembuhkan rasa sakit hati dan memberi pertolongan lain. Selain itu juga dapat menginduksi empati dari dalam diri. Sampai saat ini memang belum ada bukti dasar yang kuat penyebab seseorang menangis dan wujud misteri air mata. Hanya ada dugaan-dugaan yang mendasari bukti penelitian kuat dari beberapa peneliti di dunia.

Fungsi Air Mata

Terkadang menangis di nilai tidak bermanfaat dan tidak berguna. Ketika menangis, mata menjadi bengkak, hidung berair dan wajah menjadi sedikit lebih lebar dari ukuran biasanya. Tapi, siapa sangka kalau ternyata air mata memiliki manfaat seperti di bawah ini:

Membantu Penglihatan

Menangis merupakan salah satu aktivitas mengeluarkan air mata dari kantung mata. Hal ini akan membuat mata kamu menjadi basah. Nah, ternyata keadaan ini justru membantu penglihatan agar lebih jelas. Coba saja ketika penglihatan mulai kabur lalu keluarkan sedikit air mata.

Mengurangi Depresi

Inilah alasan mengapa banyak wanita yang mudah menangis. Dalam mekanisme pertahanan yang diciptakan wanita akan menjadi lebih mudah jika dikeluarkan bersama air mata. Jadi meskipun wanita lebih cepat depresi, namun hal itu juga bisa membuat cepat bangkit kembali. Air mata ini akan meluapkan depresinya sehingga perasaanya akan lebih baik dan lebih lega setelah menangis.

Mengeluarkan Racun

Menurut William Frey Seorang ahli biokimia. Beliau telah melakukan beberapa kasus studi mengenai air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Keluarnya air mata inilah yang berarti seseorang mengeluarkan racun dari dalam tubuh lewat mata.

Membunuh bakteri

Tak perlu obat tetes mata, cukuplah air mata yang berfungsi sebagai antibiotik. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 peratus bakteria-bakteria yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteria hanya dalam 5 menit.

Demikianlah penjelasan tentang air mata di atas tersebut, semoga dengan adanya artikel ini pengetahuan kamu dapat bertambah.