Monday, 23 October 2017
health

Kenapa Kaki Dan Tangan Bisa Kesemutan? Yuk, Simak Jawabannya

Kamu pasti pernah kan merasakan tangan ataupun kaki kamu seperti di tusuk-tusuk gitu? Yap, hal itu sering kita sebut dengan nama kesemutan. Kira-kira apakah penyebabnya dan kenapa pula bisa diberi nama kesemutan ya? Nah untuk lebih jelasnya lagi, mari kita simak artikel ini sama-sama.

Apa Itu Kesemutan?

Kesemutan terjadi ketika ada anggota tubuh yang mengalami tekanan dalam waktu lama. Hal ini membuat pasokan darah ke saraf di daerah itu menjadi terhambat. Kamu bisa merasakan kesemutan pada kaki setelah duduk bersila atau memakai sepatu terlalu kecil. Disebut kesemutan mungkin karena yang dirasakan layaknya diserbu ratusan semut di bawah kaki.

Ketika kaki kamu kesemutan bahkan untuk menumpukan sedikit saja berat badan di kaki akan terasa menyengsarakan dan kesulitan. Memang tidak sampai terasa sakit minta ampun, tapi rasanya lumayan tidak nyaman juga. Nah hanya dengan menggoyang-goyangkan kaki sebentar saja akan membuat sensasi kesemutan ini perlahan menghilang. Kaki atau tangan yang kesemutan akan mengalami rasa kebas dalam beberapa waktu, akan tetapi ada juga yang menekan jempol kaki ketika kesemutan agar rasa kebasnya menghilang.

Dalam dunia medis, kesemutan ini disebut dengan paresthesia. Rasa kebas dan menggelitik yang tidak nyaman ini biasanya terjadi di bagian-bagian tubuh yang rutin digunakan dalam kegiatan sehari-hari misalnya kaki, lengan atau tangan (berlutut terlalu lama, duduk bersila atau tidur bersedekap).

Tubuh manusia memiliki miliaran saraf yang berfungsi sebagai jalur komunikasi dari otak ke seluruh tubuh. Saraf perifer tubuh mengirim informasi kembali ke otak dan sumsum tulang belakang. Saat tangan atau kaki menerima begitu banyak tekanan, saraf-saraf yang menjalar di dalamnya akan terjepit. Sementara itu, tekanan tersebut juga akan menghimpit pembuluh darah yang menyokong kerja kumpulan saraf tersebut.

Saraf yang terjepit akan menyebabkan otak kekurangan informasi yang diharapkan datang dari kumpulan saraf ini dan saraf-saraf ini sendiri tidak bisa menerima darah dan oksigen yang mereka butuhkan dari jantung yang berarti pesan sensorik saraf akan terblokir. Pada akhirnya anggota tubuh yang bermasalah ini pun akan “mati rasa”.

Selain saraf yang terjepit, masih banyak penyebab lain yang menyebabkan terjadinya kesemutan ini. Sebagai contoh misalnya gigitan serangga atau hewan, racun alergen dalam makanan laut, sakit kepala migrain atau terapi radiasi bisa menyebabkan kesemutan. Kadar alkohol, vitamin B-12, potassium, kalsium atau natrium dalam tubuh yang tidak normal juga dianggap sebagai penyebab potensial dari kesemutan.

Waspadai Kesemutan Yang Tidak Biasa

Kesemutan umumnya bersifat sementara, namun pada banyak kasus kesemutan bisa menjadi kondisi medis yang berat, memayahkan, episodik atau kronis. Kesemutan yang normal masih dinilai sangat wajar misalnya jika sering kesemutan tapi tidak merasakan gejala lain pada tubuh. Tapi orang yang mengalami kesemutan dan tambahan beberapa gejala yang tidak normal maka kesemutan bisa menjadi indikasi penyakit yang sangat serius.

Dalam hal tersebut kesemutan bisa menjadi tanda dari kerusakan saraf, sebagai hasil dari beragam kondisi medis yang mendasarinya misalnya kejang, cedera traumatik atau berulang, infeksi bakteri atau virus, pengerasan arteri dan penyakit sistemik seperti stroke, diabetes, penyakit hati, ginjal, gangguan tiroid hingga kanker.

Gejala lain yang harus kamu perhatikan yaitu mencakup perasaan bingung dan linglung, sulit fokus, bicara cadel, gangguan penglihatan, perasaan lemah atau sakit parah dan kehilangan kendali atas saluran pencernaan atau kandung kemih kamu. Segera cari bantuan medis terdekat jika kamu mengalami kondisi-kondisi di atas setelah kamu mengalami kesemutan yang terasa tidak biasa.

Cara Mengatasi Kesemutan

Pada awal terjadi kesemutan akan terasa di bagian ujung badan yang biasa mengalami kesemutan. Kesemutan pada tangan bisa terjadi pada salah satu tangan atau salah satu kaki saja dan pada kedua tangan sekaligus atau kedua kaki sekaligus. Rasa kebas yang terjadi pada tangan atau kaki ini bisa kamu atasi dengan cara berikut ini:

Kesemutan pada tangan

Kesemutan pada tangan disebabkan oleh karena terhambatnya aliran darah yang mengalir ke syaraf-syaraf pada tangan. Kesemutan pada tangan biasanya timbul ketika seseorang sedang dalam posisi tidur dan terkadang tidak menyadari bahwa tangan terhimpit atau tertindih dengan badan. Bisa juga terjadi karena aktivitas lain dimana tangan menopang atau memegang suatu benda terlalu lama. Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan beberapa cara di bawah ini:

  • Segera posisikan tangan pada posisi yang nyaman.
  • Jika kesemutan terjadi pada tangan kiri maka jentikkanlah dengan sekuat tenaga jempol kaki kanan. Lakukan hal yang sebaliknya jika terjadi pada tangan kanan.
  • Setelah kamu melakukan hal di atas kamu akan merasakan tangannya seperti tertusuk-tusuk dan ketika tangan dipindahkan akan terasa kebas yang rasanya tidak menyiksa. Cukup diamkan hingga rasa kebas menghilang perlahan.

Kesemutan pada kaki

Sama seperti kesemutan pada tangan, kesemutan pada kaki juga disebabkan karena terhambatnya aliran darah ke syaraf kaki. Kesemutan yang terjadi di kaki biasanya karena terlalu lama duduk bersila atau ketika kaki tertindih terlalu lama. Untuk mengatasinya, ada tips yang bisa kamu praktekkan diantaranya adalah:

  • Segera posisikan kaki dalam keadaan nyaman.
  • Jika kesemutan terjadi pada kaki kiri maka jentikkanlah dengan sekuat tenaga jempol tangan kanan. Lakukan hal yang sebaliknya jika terjadi pada kaki kanan.
  • Setelah kamu melakukan hal di atas, kamu akan merasakan kaki seperti tertusuk-tusuk dan ketika kaki dipindah posisikan akan terasa kebas yang rasanya tidak menyiksa. Cukup diamkan hingga rasa kebas menghilang perlahan.

Ya itulah penjelasan kenapa terjadinya kesemutan dan mana kesemutan yang harus kamu waspadai serta bagaimana cara mengatasinya. Nah, semoga dengan adanya artikel ini, pengetahuan kamu pun dapat bertambah dan bisa menyebarluaskan lagi pada semua orang.