Monday, 23 April 2018
health

Dibalik Rasanya Yang Pahit, Daun Sambiloto Memiliki Manfaat Untuk Kesehatan

Pernahkah kalian mendengar tentang daun sambiloto? Atau di antara kalian ada yang belum pernah mengetahui sama sekali mengenai daun tersebut? Daun sambiloto ini terkenal sebagai pengobatan tradisional dan berbagai manfaatnya. Nah dalam artikel ini akan kita bahas apa saja manfaat dari daun sambiloto. Yuk, simak aja langsung.

Daun Sambiloto

Tanaman sambiloto ini merupakan sejenis tanaman liar yang biasanya tumbuh di sekitar sawah, tepi sungai, kebun dan pekarangan disekitar kita. Tanaman ini masih termasuk ke dalam famili Acanthaceae. Adapun nama lain sambiloto di beberapa daerah sangatlah banyak seperti papaitan, takilo, sandilata, takila, ampadu dan sambilata.

Sambiloto adalah tumbuhan yang cukup terkenal sebagai tanaman herbal atau yang memiliki khasiat sebagai obat yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai keluhan atau gejala penyakit yang sering terjadi. Sambiloto yang mempunyai nama latin Andrographis Paniculata Ness merupakan tumbuhan ternak tegak yang tingginya bisa mencapai 90 cm. Asal mula tumbuhan ini di duga dari Asia tropika. Dari India meluas ke selatan di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, lalu di temukan di Jawa.

  • Bentuk daun sambiloto: Tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk langset, pangkal runcing, tepi rata, permukaan atas hijau tua.
  • Bentuk bunga sambiloto: Perbungaan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari ujung batang atau ketiak daun, bunga berbibibir membantuk tabung dan berwarna putih.
  • Bentuk buah sambiloto: Kapsul berbentuk corong, panjang sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm, pangkal dan ujung berbentuk tajam.

Manfaat Daun Sambiloto

Daun sambiloto mengandung senyawa yang bernama andrographolide, memang ini akan terasa pahit tetapi manfaatnya begitu banyak. Berikut ini merupakan beberapa manfaat dari daun sambiloto untuk kesehatan:

  • Menyembuhkan tifus

Daun sambiloto ini mempunyai kandungan Andrographolid, flavonoid, saponin dan tanin yang mana sangat berguna untuk membantu mengatasi infeksi bakteri, salah satunya membantu menekan pertumbuhan virus salmonella. Virus salmonella ini merupakan penyebab utama penyakit tifus.

  • Menurunkan tekanan darah

Kandungan senyawa kalium memberikan khasiat menurunkan tekanan darah. Hasil percobaan farmakologi menunjukan bahwa air rebusan daun sambiloto 10% dengan takaran 0,3 ml/kg berat badan dapat memberikan penurunan kadar gula darah yang sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid.

  • Mengobati influenza (flu)

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sambiloto jika di padu padankan dengan ginseng siberia (Kan Jang, Swedia Herbal Institute) dapat meringankan gejala flu sejak meminum ramuan ini dalam waktu 72 jam pertama. Bahkan pada beberapa orang gejala bisa membaik hanya dalam waktu 2 hari setelah mengonsumsi ramuan herbal ini. Namun, pada umumnya perlu membutuhkan waktu 4-5 hari pengobatan sampai semua gejala flu menghilang.

  • Penyakit diabetes

Senyawa andrographolide di dalam sambiloto berfungsi untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah. Menurut penelitian pada tahun 2004, menemukan bahwa rebusan daun sambiloto mampu menurunkan kadar glukosa darah pada tikus jantan.

Para peneliti melakukan penelitian dengan percobaan pada kelici dan menemukan bahwa andrographolide dalam ekstrak sambiloto terbukti mempunyai efek hipoglikemik (menurunkan kadar gula dalam darah). Kencing manis (Diabetes mellitus) merupakan penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal, akibat tubuh kekurangan insulin baik absolut maupun relatif.

  • Mengobati asam urat

Jika kamu mempunyai masalah dengan asam urat yang tinggi, jangan bingung. Daun sambiloto ini mampu membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh. Sambiloto mempunyai kandungan aldehid, keton, flavanoid dan alkane. Selain itu, daun sambiloto ini juga kaya dengan kandungan kalium, natrium dan kalsium.

  • Mengobati sakit kepala

Daun sambiloto dapat diandalkan untuk mengatasi sakit kepala, termasuk juga demam. Cara membuat ramuannya, petama-tama tumbuk 1 genggam daun sambiloto lalu campur dengan ½ gelas air. Peras airnya lalu minum sekaligus. Adapun, ampas dari daunnya bisa dipakai sebagai tapal badan untuk menurunkan suhu badan.

  • Mengobati disentri

Buat kamu yang sedang mengalami disentri, kamu dapat mengkonsumsi daun sambiloto secara rutin dengan cara menguapkan beberapa helai daun sambiloto, haluskan dengan cara ditumbuk lalu peraslah. Perasan tersebut dapat kamu campur dengan bubuk daun sambiloto lalu diaduk hingga merata.

  • Membantu mengobati jerawat

Daun sambiloto mempunyai kandungan anti bakteri dan anti inflamasi. Konsumsi daun sambiloto secara teratur juga sangat bermanfaat untuk membantu mengatasi jerawat yang membandel.

  • Penyakit radang usus ( kolitis ulserativa)

Pada penelitian awal menunjukkan bahwa ekstrak daun sambiloto setiap hari selama 8 minggu dapat mengurangi gejala penyakit radang usus yang khasiatnya setara dengan obat-obat modern seperti mesalamine.

  • Mengobati radang tenggorokan

Daun sambiloto ini diyakini dapat mengobati radang tenggorokan. Cara membuat ramuannya, ambil 10-15 lembar daun sambiloto lalu rebus dengan menggunakan 2-3 gelas air hingga mendidih dan air rebusan tersebut hanya tersisa sekitar 1 gelas. Setelah itu dinginkan dan minum air rebusannya. Dsarankan jika ramuan ditambahkan dengan 3-5 lembar daun sirih merah.

  • Mengobati penyakit malaria

Manfaat daun sambiloto yang terakhir adalah mengobati penyakit malaria. Cara membuat ramuannya, siapkan satu genggam daun sambiloto, lalu cuci hingga bersih. Rebus daun sambiloto dengan empat gelas air. Biarkan hingga mendidih dan hanya tersisa 2 gelas air. Saring dan minum air ramuan tersebut 3 kali sehari (masing-masing ½ gelas). 

Demikianlah penjelasan di atas tersebut, semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah pengetahuan kamu ya. Sekian dulu perjumpaan kita kali ini dan sampai jumpa lagi…