Monday, 23 October 2017
health

Bentuknya Mirip Test Pack, Ternyata Ini Alat Pendeteksi Kematian Lho

Tidak ada satupun yang tau kapan ajal akan menjemput karena semua sudah diatur sama yang maha kuasa. Banyak orang meninggal karena faktor usia, kecelakaan dan masih banyak lagi. Tapi pernah gak sih kamu mendengar sebuah alat pendeteksi kematian? Waduh serem juga ya dengernya, namun alat itu beneran ada lho guys. Wah, pada penasaran semua nih kayaknya, ya udah langsung aja yuk kita simak artikel yang satu ini.

Definisi Kematian

Kematian atau ajal adalah akhir dari kehidupan, ketiadaan nyawa dalam organisme biologis. Semua makhluk hidup pada akhirnya akan mati secara permanen, baik karena penyebab alami seperti penyakit atau karena penyebab tidak alami seperti kecelakaan. Setelah kematian, tubuh makhluk hidup mengalami pembusukan. Istilah lain yang sering digunakan adalah meninggal, wafat, tewas atau mati.

Kematian sering dianggap sebagai peristiwa menakutkan, bahkan mungkin paling mengerikan dalam setiap pikiran makhluk yang bernyawa. Dalam pengalaman hidup manusia, kematian selalu menjadi bentuk pengalaman terburuk. Karenanya kematian sering menyisakan air mata kesedihan, kepiluan bahkan kekecewaan. Di sini kematian sering dianggap sebagai akhir dari segalanya.

Kematian memang merupakan sebuah misteri Ilahi. Misteri yang teramat sulit jika hanya dilacak oleh rasionalitas dan mengandalkan hal yang bersifat empiris. Tidak seorang pun yang tahu akan proses kematian, apalagi untuk memajukan atau mengakhirkan waktu kematian itu sendiri.

Penyebab – Penyebab Kematian

  • Seiring penuaan usia makhluk hidup, tubuh mereka akan perlahan-lahan mulai berhenti bekerja.
  • Jika tubuh tidak mampu melawan penyakit atau tidak diobati.
  • Kecelakaan seperti tenggelam, tertabrak, terjatuh dari ketinggian, dll.
  • Lingkungan dengan suhu yang sangat dingin atau yang terlalu panas.
  • Pendarahan yang diakibatkan luka yang parah.
  • Kekurangan makanan, air, udara dan perlindungan.
  • Diserang dan dimakan (pembunuhan).
  • Infeksi dari gigitan hewan berbisa maupun hewan yang terinfeksi virus berbahaya.
  • Kematian pada saat tidak terbangun dari tidur.
  • Kematian sebelum lahir, karena perawatan janin yang tidak benar.
  • Melakukan perbuatan buruk sehingga mendapat hukuman atau vonis yang dijatuhkan oleh pengadilan atau tanpa pengadilan (Hukuman Mati)

Alat Ajaib

Sebuah penemuan baru bisa menebak kapan kita akan meninggal. Alatnya mirip dengan test pack penguji kehamilan. Metode pengujian terbaru yang akan segera tersedia di gerai-gerai di Inggris ini bisa mengukur komposisi dari tip kromosom seseorang yang disebut “Telomere” melalui tes darah. Telomere ini diyakini peneliti sebagai satu dari indikator penuaan sel tubuh yang paling signifikan dan akurat. Ketika penuaan sel mencapai tingkat tertentu, bisa diartikan itulah akhir tubuh kamu beraktivitas.

Tentunya di luar dari hal-hal tidak terduga seperti kecelakaan atau penyakit ganas yang tiba-tiba menyerang. Dengan telemore, tes umur biologis ini bisa jadi salah satu petunjuk kapan usia kamu akan berakhir atau dengan kata lain mengetahui kapan akan meninggal.

Maria Blasco, dari Spanish National Cancer Research Centre di Madrid adalah penemu commercial telomere test terbaru ini. Lebih lanjut Blasco menjelaskan bahwa tua-muda usia biologis seseorang bisa diukur berdasarkan panjang telomere mereka dan ini bisa berbeda dengan usia nyata yang dimiliki oleh seseorang.

Contohnya, pria berusia 65 tahun bisa jadi usia biologisnya lebih muda daripada pria usia 45 tahun yang berarti pria 45 tahun itu berkemungkinan memiliki usia yang lebih pendek. Semakin panjang telomere, semakin panjang usia muda. Sederhananya, telomere ini yang melindungi DNA kamu dari gangguan dan kerusakan. Seiring dengan semakin berat tugasnya, maka telomere mulai memendek.

Pada usia paruh baya ke atas, penyusutan ini mencapai titik di mana mereka tidak mampu lagi melindungi DNA dan keadaan akan memburuk ketika sel-sel tubuh mulai memisahkan diri. Dampaknya adalah kulit kamu akan longgar dan keriput, daya tahan tubuh menjadi tidak efektif dan merembet pada gangguan tubuh yang lebih parah seperti diabetes dan penyakit jantung. Di Inggris metode tes ini seharga 400 poundsterling, apakah menurut kamu itu mahal? Sementara harga untuk test pack komersialnya masih belum diberitakan.

Kematian tidak pernah pandang bulu, tua-muda, besar-kecil, kaya-miskin, kuasa-lemah, mulia-hina, pandai-bodoh, terpandang-ternista dan lain sebagainya. Namun sedikit sekali diantara kita ada yang mau merenungkannya secara mendalam. Kebanyakan orang cenderung menganggap kematian (yang menimpa makhluk lain) sebagai suatu ‘mimpi buruk’ yang perlu segera dilupakan. Kematian dipandang sebagai momok menakutkan yang layak dihindari, dijauhkan dari pikiran bukan sebagai suatu kenyataan yang patut dihadapi, disadari dengan kematangan batin.

Manusia takut membayangkan bahwa suatu waktu nanti, cepat atau lambat, mereka pun tidak terlepas dari cengkeraman kematian. Sesungguhnya perasaan takut terhadap kematian itu jauh lebih buruk dari pada kematian itu sendiri. Pemikiran manusia yang seperti ini menimbulkan penderitaan yang berkepanjangan.

Kehidupan di dunia ini selalu berkaitan dengan siklus. Siklus merupakan suatu proses demi berkelangsungan makhluk hidup. Hidup dan mati dua kata yang tidak bisa terlepaskan dari dunia, kata tersebut juga berkaitan dengan makhluk-makhluk yang hidup dan yang berada di dunia. Setiap makhluk yang hidup pasti mati, itu sudah menjadi takdir dan merupakan jalan dari kehidupan itu sendiri. Kehidupan manusia yang beragam cara dalam mempertahankan diri dan menghadapi kehidupan ini merupakan salah satu langkah mereka untuk mencari arti kehidupan itu sendiri.

Boleh percaya atau tidak, metode alat yang sudah disebutkan di atas tersebut hanyalah sebuah ciptaan manusia. Pada intinya semua manusia atau makhluk hidup lainnya pasti akan mati karena semua sudah ada takdirnya. Sekian dulu ya artikel ini, semoga bermanfaat.