Tuesday, 16 January 2018
health

Apakah Teknik Tanning Aman Untuk Kulit? Yuk, Simak Artikel Di Bawah Ini

Di zaman sekarang ini udah tau lah ya apa yang menjadi nomor satu, yap penampilan. Banyak sekali hal yang dilakukan orang demi menunjang demi penampilan. Nah salah satu yang menunjang penampilan dan yang lagi ngetren adalah tanning. Apakah ada yang tau apa itu tanning? Buat kamu yang belum tau, silahkan simak artikel di bawah ini yuk.

Pengertian

Cantik itu berkulit putih, begitulah ”edukasi” dari industri kecantikan di Indonesia. Namun belakangan, sebagian perempuan urban malah berusaha menggelapkan warna kulitnya atau mungkin lebih sering disebut dengan tanning. Tanning adalah suatu teknik yang dilakukan untuk mengubah kulit agar lebih tampak kecoklatan. Belakangan ini teknik tanning memang menjadi hits di kalangan selebritis luar negri bahkan dalam negri. Tanning dapat dilakukan secara indoor maupun outdoor.

Proses penggelapan kulit ini pun ada beberapa cara, yaitu :

  • Tanning Alami

Mungkin kamu sering melihat para turis berjemur di pantai di bawah sinar matahari langsung, cara ini adalah salah satu teknik untuk mencoklatkan kulit secara alami dengan memanfaatkan paparan sinar matahari langsung pada kulit. Sekilas cara ini tidak memiliki resiko, tetapi jangan salah berjemur yang sehat di bawah sinar matahari tidak lebih dari sejam. Jika lebih dari itu maka berhati-hatilah karena sinar matahari dapat membuat kulit anda terbakar, terkelupas dan bernoda.

Meskipun sinar matahari baik untuk pembentukan vitamin D, tetapi berjemur terlalu lama dengan tujuan menggelapkan warna kulit bukanlah ide yang bagus. Meskipun menggunakan lotion ber-SPF dan berbagai jenis produk mengandung sunscreen, sinar ultraviolet yang terdapat dalam sinar matahari masih bisa merusak kulit. Secara sederhana, sinar UV akan menstimulasi produksi pigmen sehingga membuat kulit lebih gelap.

Ada dua jenis sinar UV yaitu sinar UVA dan sinar UVB. Secara spesifik, sinar UVA bekerja menstimulasi sel pigmen di kulit untuk menggelapkan warna kulit dan sinar UVB dapat menebalkan jaringan epidermis kulit dan menyebabkan kulit terbakar atau sunburn.

  • Tanning Bed

Tanning bed adalah proses mencoklatkan kulit yang sering dilakukan di salon-salon kecantikan dan disebut juga dengan istilah tanning indoor. Ini adalah cara yang paling instan untuk mendapatkan kulit kecoklatan yang merata dalam hitungan jam.

Kamu akan masuk ke dalam box tanning bed dan akan dipasangkan pelindung mata dan biasanya tanpa busana untuk mendapatkan hasil yang merata pada seluruh kulit tubuh kamu. Box tersebut dapat membuat kulit menjadi lebih gelap karena menggunakan lampu pada semua sisi boxnya yang menyerupai sinar ultraviolet dari sinar matahari sehingga dapat membentuk pigmen melanin. Tanning bed ini biasanya memiliki 6.800 watt dan jika kamu berada dalam box tersebut selama 20 menit maka kulit akan berubah menjadi kecoklatan seperti yang kamu inginkan.

  • Tanning Artifisial

Tanning artifisial atau tanning pada permukaan kulit adalah teknik untuk mencoklatkan kulit dengan menggunakan tanning oil, tanning spray atau tanning lotion dengan menyemprotkan atau mengoleskan pada seluruh permukaan kulit pada tubuh untuk mendapatkan warna kulit yang kecoklatan. Dibanding dua teknik tanning sebelumnya yang telah dibahas di atas, teknik ini dapat dikatakan lebih aman tetapi hasilnya tidak permanen dan biasanya hanya bertahan antara 5 sampai 7 hari. Akan tetapi di dalam tanning lotion terkandung bahan-bahan kimia yang perlu kamu waspadai. Beberapa bahan kimia yang dimaksud di antaranya yaitu:

– DHA

– pigmen-pigmen natural

– moisturizers

– ekstrak vitamin

– botanical

Efek Negatif Tanning

  • Timbul bintik-bintik cokelat
  • Timbul kerutan-kerutan halus dan tanda-tanda penuaan lain lebih cepat dari seharusnya karena sinar UVA yang merusak jaringan kulit hingga ke bagian dalam
  • Muncul bisul, jerawat atau ruam-ruam kasar pada kulit
  • Terbakarnya kulit atau sunburn yang diakibatkan oleh tingginya paparan sinar UVB
  • Kanker kulit. Paparan sinar UV-C dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan jaringan kulit secara permanen dan meningkatkan resiko terhadap serangan kulit
  • Merusak mata. Paparan sinar UV-B dalam jangka panjang akan dapat merusak bagian kornea dan lensa mata dan menjadi pemicu terjadinya photokeratitis. Paparan sinar UV-A dalam jangka panjang dapat merusak saraf pusat penglihatan dan makula, yaitu bagian dari retina yang terletak di bagian belakang mata

Bagaimana Cara Aman Melakukan Tanning?

Bagaimana pun jika kamu menginginkan warna yang lebih eksotis pada kulit, cahaya matahari alami jauh lebih baik dibandingkan tanning bed di salon. Hanya saja yang harus diingat adalah jangan coba-coba berjemur di bawah sinar matahari tanpa menggunakan sunblock atau suncreen. Nah berikut ini adalah cara aman untuk melakukan tanning:

  1. Hindari panas matahari langsung antara pukul 11 pagi hingga 4 sore. Ini adalah waktu di mana sinar matahari sangat terik banget, Fimelova. Sinar UV di waktu tersebut, cukup dapat membahayakan kesehatan kulit, seperti kulit menjadi merah, perih, dan terbakar. Waktu aman untuk memulai tanning langsung di bawah matahari adalah pukul 7 sampai 10 pagi, selain menyehatkan kulit, panas matahari juga tidak terlalu ‘menggigit’ di kulit.
  2. Sebelum tanning, proteksi kulitmu dengan menggunakan sunscreen SPF 30+. Lakukan ini sekitar 15-30 menit sebelum berjemur, agar krim meresap dan bekerja efektif. Jangan lupa juga untuk mengoleskan sunscreen di bagian telinga, kelopak mata, ketiak dan hairline agar proses tanning yang dilakukan lebih merata hasilnya
  3. Waktu yang dibutuhkan untuk tanning, maksimal 1 jam. Cara efektif mengetahui keadaan maksimal kulit saat proses tanning adalah, jika kulit suda terasa hangat, berteduhlah segera. Itu berarti, kulit membutuhkan cooling down dari paparan sinar matahari. Untuk hasil yang merata, kamu dapat lakukan secara rutin setiap 2 hari sekali.
  4. Konsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C dan asupan vitamin tambahan E+ untuk menjaga kecerahan kulit dari dalam.
  5. Selesai melakukan tanning, jangan lupa untuk tetap proteksi kulitmu dengan after sunscreen atau body butter. Ini berguna untuk mengurangi kulit agar tidak iritasi dan terasa gatal.
  6. Hindari minuman soda dan makanan manis sebelum tanning. Karena bisa menyebabkan kamu lebih cepat dehidrasi. Perbanyak minum air putih untuk memberi asupan cairan pada tubuh.

Kulit tanning memang identik dengan selebriti Hollywood yang notabene memiliki kulit putih lalu sengaja menggelapkan kulitnya. Hasilnya, mereka tak hanya memiliki tampilan yang berbeda namun juga menambah kesan eksotis. Berikut ini adalah selebriti yang melakukan tanning:

  • Jennifer Lopez

Memilliki kulit punggung yang eksotis dengan tanning seperti Jlo ini memang merupakan tantangan tersendiri. Jika ingin memperlihatkan kulit punggung yang tanning. Mudahnya, gunakan spray tanning untuk menjangkau bagian belakang tubuh kamu.

  • Victoria Beckham

Posh memang selalu tampil dengan kulit pale-nya yang berkilau pada setiap kesempatan. Ini bukan warna asli kulitnya lho, melainkan dari hasil tanning yang rutin ia lakukan.

  • Heidi Klum

Ingin kulit tanning seperti model asal berdarah Jerman-Amerika ini? Sebelum kamu pakai sleeveless dress seperti Heidi ini jangan lupa untuk waxing, mencukur dan scrubbing. Ini akan membuat tanning tahan lama.

  • Kim Kardashian

Selain tanning, Kim juga sering tampil dengan kulit yang dibubuhi shimmer sehingga kulitnya semakin glowing dalam beberapa kesempatan.

  • Agnes Monica

Banyak wanita khususnya di Asia yang rela melakukan banyak cara demi mendapatkan kulit putih. Tapi penyanyi Agnes Monica justru sebaliknya. Ia lebih memilih untuk menggelapkan kulitnya dengan cara sun tanning. Awalnya, Agnes memang hobi berjemur dan berkegiatan olahraga di luar ruangan.

Dari sinilah kulit Agnes pun berubah secara perlahan. Perubahan warna kulit ini dinikmatinya terlebih ketika saat ini dia lagi senang-senangnya memakai kebaya berwarna putih. Kata pelantun “Rindu” ini, dengan kulit cokelat maka warna kebaya yang dipakai tentu akan lebih terlihat karena itu ia putuskan untuk mencokelatkan kulitnya.

Karena Cantik Tak Harus Putih

Tak bisa dipungkiri jika memiliki kulit putih sepertinya masih saja jadi obsesi sebagian besar perempuan di Indonesia. Pasalnya, banyak yang setuju bahwa perempuan berkulit putih dianggap lebih menarik daripada yang berkulit gelap alias sawo matang.

Kulit sawo matang itu menjadi ciri khas kaum perempuan Indonesia. Tampilan eksotik dengan kulit sawo matang justru menjadi impian kaum perempuan berkulit putih dari Eropa dan Amerika. Jadi, sekarang tentu sudah waktunya kamu berbangga hati dengan kulit sawo matangmu yang sehat.

Memiliki kulit sawo matang bukan berarti mengabaikan kelembaban kulitmu. Faktanya, kulit sawo matang juga harus selalu dijaga kelembabannya. Gunakan body lotion secara teratur pada pagi dan malam hari untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kulitmu. Maka kamu tidak akan terganggu lagi oleh kulit yang kering dan pecah-pecah.

Nah satu lagi nih ya girls, kamu pasti pernah berpikir ngapain takut matahari secara kulit udah berwarna gelap. Hmmm kulit sawo matang memang memiliki daya tahan terhadap sinar UV yang lebih tinggi dibandingkan kulit putih. Tetapi kulit sawo matang tetap butuh perlindungan SPF (Sun Protecting Factor) agar tetap sehat dan lembap. Semakin lama kamu beraktifitas di luar ruangan, maka semakin tinggi pula tingkat SPF yang kulitmu butuhkan.

Keuntungan Memiliki Kulit Sawo Matang

Dibalik kulit gelap kamu sebenarnya ada hal yang patut kamu syukuri. Kenapa? Soalnya menurut beberapa penelitian para ahli dermatologi, kulit gelap itu memiliki kekuatan untuk mencegah datangnya penuaan dini berupa keriput. Nah di bawah ini juga keuntungan lainnya untuk kamu yang memiliki kulit sawo matang:

  • Lebih Lama Mengalami Penuaan Dini

Pemilik kulit gelap tak perlu terlalu khawatir mengalami keriput lebih cepat. Serat kolagen yang dimilik kulit gelap cenderung lebih banyak dan lebih tebal dibandingkan kulit putih. Seperti yang kita tahu, kolagen penting dibutuhkan kulit untuk menjaga elastisitas, kelenturan, kekenyalan, kelembapan dan ketahanan pada kulit. Itu sebabnya pemilik kulit gelap cenderung tidak mudah berkerut dan terlihat lebih awet muda.

  • Mampu Menangkal Radikal Bebas

Salah satu penyebab kerusakan sel-sel pada tubuh ialah radikal bebas. Lagi-lagi pemilik kulit gelap diuntungkan karena cenderung terhindar dari serangan radikal bebas. Banyaknya kandungan melanin yang terdapat pada lapisan epidermis kulit akan membantu lemak mempertahankan kelembapan kulit. Faktor inilah yang akan menangkal radikal bebas yang mendekati tubuh kamu.

  • Kulit Gelap Itu Eksotis

Kulit gelap itu eksotis lho girls. Kulit gelapmu punya kilau sehat alami yang harus didapat orang-orang berkulit pucat dengan susah payah. Kalau mereka harus pakai tanning spray atau menggelapkan kulit di salon tanning, sedangkan kamu cukup merawat kecantikan alami kulitmu dengan produk perawatan kulit yang bagus.

  • Berisiko Kecil Terserang Kanker Kulit

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh para ahli, orang berkulit putih memiliki risiko lebih tinggi untuk terserang kanker kulit. Hal tersebut disebabkan karena melanin (pigmen penghasil warna) pada kulit putih berjumlah lebih sedikit dibandingkan kulit berwarna sawo matang. Melanin pada kulit putih yang tipis lebih mudah merusak jaringan sel-sel kulit karena paparan sinar UV. Sedangkan jika kamu berkulit sawo matang, melanin pada kulit kamu akan lebih melindungi sel-selnya dengan baik.

  • Reproduksi Lebih Baik

Fungsi lain dari melanin yang harus kamu ketahui adalah menyaring sinar ultraviolet yang dapat mencegah kerusakan DNA. Oleh karena itu, kamu yang berkulit sawo matang memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk bereproduksi lebih baik. Selain itu, kamu juga cenderung memiliki risiko yang rendah dalam kasus kelahiran bayi cacat.

  • Kelebihan Melanin Membuat Tulang Kuat

Pemilik kulit sawo matang dipercaya memiliki kesehatan tulang yang lebih kuat. Kenapa? Hal ini dikarenakan karena banyaknya kandungan pigmen yang dimiliki menyimpan cadangan vitamin D3 yang berasal dari matahari lebih banyak daripada kulit yang berwarna putih. Nah, dimasa tua nanti kesehatan tulangmu pun masih prima. Tidak usah khawatir lagi deh mengalami masalah tulang.

  • Lebih Efektif Dalam Beraktivitas

Kulit sawo matang juga bermanfaat untuk beberapa organ tubuh kamu seperti otak, saraf serta alat indra lainnya yang dapat berfungsi lebih baik. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyaknya jumlah melanin yang dapat mengolah radiasi menjadi sumber energi pada tubuh. Tubuh kamu juga akan lebih menjadi sehat sehingga dapat beraktivitas lebih efektif.

  • Awet Muda

Melanin dalam kulit gelapmu tidak hanya berfungsi melindungi kulit dari kanker, tetapi juga untuk melindungi kulit dari efek merusak sinar ultra violet. Paparan sinar ultra violet bisa membuat kulit mengalami penuaan dini. Jadi jangan malu punya kulit gelap. Justru karena kulit gelapmu itu kamu bisa awet muda lebih lama daripada mereka yang berkulit putih.

Artis Yang Memang Sudah Memiliki Kulit Sawo Matang

Model yang cantik biasanya identik dengan kulit putih bersih. Namun hal ini nggak berlaku bagi beberapa artis cantik dengan kulit gelap yang eksotis. Keeksotisan mereka justru membuat diri mereka terlihat seksi, manis dan juga cantik. Dan berikut ini adalah artis-artis Indonesia yang memang sudah memiliki kulit sawo matang dari lahir dan mereka percaya diri memilikinya:

  • Titi Rajo Bintang

Paras cantik dari artis berkulit gelap yang pertama adalah Titi Rajo Bintang. Titi adalah mantan istri dari drummer Dewa 19, Sjuman Djaja. Oleh karena itu Titi sempat dikenal dengan sapaan Titi Sjuman. Titi terlahir dengan kulit gelap khas Indonesia, namun kulit gelap bukan halangan baginya menjadi seorang model dan artis. Justru Titi makin seksi dengan baju dan gaya apapun dirinya selalu terlihat cantik.

  • Prisia Nasution

Coba lihat wajah cantik Prisia Nasution ini, kulit sawo matang dengan senyum khas wanita Indonesia terpancar dari wajahnya. Jadi, tidak heran kalau pesona artis yang jago beladiri ini bisa bikin kaum adam terhipnotis. Pemain FTV dan layar lebar ini selalu terlihat cantik apa adanya. Ia pun jarang mengenakan make up tebal apalagi berniat untuk memutihkan warna kulitnya.

  • Shanty

Dikenal sebagai VJ MTV dan penyanyi, Shanty tampak percaya diri dengan kulit sawo matangnya. Ia tidak berusaha untuk mengubah warna kulitnya. Sebaliknya, Shanty justru makin bangga dengan warna kulitnya itu. Shanty mengungkapkan bahwa yang terpenting adalah selalu menjaga dan merawat kulit. Bukan putih atau hitam karena yang terpenting itu adalah kulit kita bersih. Bagi Shanty bersyukur adalah kunci dari kecantikan dalam diri. Apapun warna kulitnya sebagai manusia harus merawatnya dengan baik sebagai tanda syukur atas apa yang diberikan oleh Tuhan.

  • Eva Celia

Eva Celia merupakan gadis dari Sophia Latjuba, Eva dan Sophia memang memiliki kulit yang berbeda. Eva adalah artis cilik yang dulu bertubuh putih bersih, namun setelah dewasa Eva tumbuh dengan kulit yang menggelap. Salah satu faktornya adalah hobi Eva yang sering menjelajahi lautan hingga menaiki gunung.

  • Tara Basro

Sejak melejit lewat layar lebar berjudul Srikandi, Tara Basro makin terkenal sebagai salah satu artis Indonesia yang identik dengan kulit sawo matang. Perempuan kelahiran tahun 1990 ini memang sudah sejak kecil memiliki kulit sawo matang. Meski begitu, dengan kulit gelapnya ini Tara berhasil menepis bahwa menjadi seorang public figure tidak selalu berkulit putih. Sebaliknya, Tara sudah mendapatkan banyak tawaran dari Production House untuk membintangi beberapa film.

Kulit sawo matang Tara Basro juga sanggup memikat hati para pria bule. Rahang tegas yang dimilikinya juga semakin menambah pancaran eksotisme penampilannya. Ditambah kualitas akting yang patut diacungi jempol pasti membuat para pria semakin tergila-gila.

  • Farah Quinn

Siapa sih yang tidak kenal Farah Quinn? Chef cantik yang terkenal lewat salah satu ajang memasak di televisi nasional ini tampak begitu cantik dengan kulit sawo matangnya. Selain berprestasi dalam bidang memasak, Farah Quinn justru bangga dengan kulit sawo matang yang dimilikinya. Farah mengaku ia merasa lebih eksotis dengan warna kulit warm seperti itu. Ditambah dengan senyumnya yang manis membuat Farah Quinn semakin menarik di pandang, bukan?

Ya sekian dulu deh penjelasan tentang tanning di atas untuk kalian pahami, hmm yang terpenting sih adalah syukurin apa yang sudah kamu miliki. Mau memiliki kulit hitam atau atau putih harus tetap disyukurin ya… Oke deh sampai di sini dulu pembahasan kita ya, see you …