Wednesday, 16 October 2019
health

Apa Itu Leukimia? Berikut Penjelasannya

Penyakit leukimia merupakan salah satu mimpi buruk bagi sebagaian orang. Bagaimana tidak, Leukimia tergolong penyakit yang dapat menggerogoti daya tahan tubuh dengan cepat.
Leukimia merupakan salah satu penyakit mematikan yang perlu diwaspadai. Perlu kita perhatikan mengenai pengertian, penyebab, gejala penyakit, serta cara mengobati penyakit tersebut.

Pengertian Leukimia

Leukimia adalah kanker sel darah putih yang merupakan sel kanker yang sangat jarang terjadi. Awalnya berawal dari sumsum tulang yang terlalu banyak membuat Limfosit B abnormal yang tidak berfungsi dengan baik. Limfosit merupakan jenis sel darah putih yang fungsinya untuk melawan infeksi. Namun karena terjadinya penumpukan di sumsum tulang belakang, sehingga membuat sel-sel darah yang sehat berkurang.

Selain itu, sel darah putih yang berlebih juga dapat menyebar ke organ lain seperti, hati, paru-paru, ginjal, limfa bahkan bisa juga sampai ke otak dan tulang belakang. secara umum, leukimia terjadi karena adanya beberapa sel darah yang berubah pada DNA. Mungkin juga ada beberapa sel yang dapat membantu perkembangan leukimia yang belum di temukan. Kelainan tertentu dapat menyebabkan tumbuhnya sel leukimia yang membuat sel-sel normal mati dan menyebabkan penyebaran nya lebih cepat. Dan menyebabkan sedikit nya sel-sel darah putih yang sehat menjadi berkurang, yang dapat menyebabkan tanda tanda leukimia.

Sel B dari limfosit yang merupakan sel abnormal dan berlebih mempunyai bentuk hampir persis seperti rambut ketika kita melihat menggunakan mikroskop. Ketika sel leukimnia bertumbuh, jumlah sel darah putih lainya seldarah merah dan sel platelet yang berfungsi sebagai imun tubuh akan berkurang. Perlu di ketahui bahwa leukimia itu lebih banyak menyerang laki-laki di bandingkan wanita, dan umum nya terjadi pada orang yang berumur 40 tahun ke atas, tetapi tidak menutup kemungkinan menyerang pada orang yang berumur di bawah itu .

Penyebab Leukimia

Seperti kebanyakan kanker pada umumnya, penyebab leukimia juga belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli mengatakan penyakit ini dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal.
Sejumlah faktor internal yang dapat terjadinya leukimia itu antara lain seperti kelainan kromosom, keturunan, atau perubahan sel darah putih akibat faktor gen. Sementara, faktor eksternal yang membuat terjadinya leukima di antaranya seperti paparan radiasi, polusi, merokok, atau terpapar zat-zat kimia tertentu yang sangat berbahaya.

Yang pertama adalah karena keturunan atau genetika. Jika orangtua atau kakek nenekmu menderita penyakit ini, maka dirimu cukup berisiko tinggi untuk mengidap kanker darah. Biasanya leukemia limfatik kronis akan sering diturunkan dalam keluarga dan dialami oleh pria. Selanjutnya adalah karena radiasi yang tinggi. Tinggal atau bekerja di daerah yang terpapar radiasi tinggi atau zat-zat kimia berbahaya juga memperbesar salah satu peluang untuk mengidap kanker darah.

Penyebab leukimia selanjutnya adalah unsur kimia radon. Radon merupakan unsur zat kimia yang bersifat radioaktif dimana tidak berwarna, berbentuk gas serta tidak menimbulkan bau.
Zat kimia ini akan secara alami berada di lingkungan sekitar Anda. Biasanya, zat ini akan muncul karena terjadi proses alami pemecahan uranium. Radon sendiri sering ditemukan di dekat lantai serta sumber mata air di rumah Anda.

Ternyata kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat memicu seseorang terkena leukimia, mengapa bisa? Karena sel khusus yang digunakan tubuh untuk melawan kanker, tersumbat oleh lemak. Hal tersebut menyebabkan sel khusus tersebut tidak berfungsi, sehingga sel kanker bisa berkembang dengan bebas. Sebaiknya terapkan pola hidup yang sehat agar berat badan kamu seimbang, dan terhindar dari beberapa penyakit kronis, salah satunya yaitu leukimia.
Kebiasaan ibu hamil yang mengonsumsi kopi secara berlebihan perlu diwaspadai. Sebuah studi dari French ESCALE pada tahun 2013 mengatakan bahwa penyakit leukimia dapat dipicu dari terlalu banyak meminum kopi.

Ibu hamil yang terbiasa meminum lebih dari dua cangkir kopi selama masa kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi terkena leukimia saat dilahirkan.
Perlu diingat kalau gaya hidup harus diperhatikan agar dapat meminimalisir rendahnya risiko Leukimia. Pastikan untuk selalu mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang selama masa kehamilan ya.

Gejala

Gejala leukemia sangat bervariasi, tergantung pada jenis leukemia. Tanda-tanda dan gejala leukemia yang umum termasuk:

Demam atau kedinginan
Kelelahan terus-menerus, lemah
Infeksi yang sering atau berat
Menurunkan berat badan tanpa berusaha
Kelenjar getah bening yang membengkak, hati membesar atau limpa
Mudah berdarah atau memar
Mimisan berulang
Bintik merah kecil di kulit Anda (petechiae)
Keringat berlebih, terutama pada malam hari
Nyeri tulang atau nyeri

 

Penyakit ini bisa dicegah dengan cara-cara berikut.

Diet yang sehat. Perbanyak makan buah, sayur, dan kurangilah mengkonsumsi lemak hewani.
Hindari makanan cepat saji dan berpengawet.
Hindari benda ataupun makanan dan minuman yang memiliki zat karsinogen ataupun zat yang dapat menimbulkan kanker, seperti mi instan ataupun makanan yang dibakar.
Hindari rokok dan alkohol yang memang merupakan kimia yang tidak baik untuk tubuh.

Kementerian Kesehatan telat mengeluarkan catatan lebih dari 16.000 kasus kanker diderita anak pada usia 0-14 tahun di Indonesia dengan pertahunnya mencapai sebanyak 100-130 kasus kanker ditemukan pada setiap 1 juta anak dan dewasa
Semoga pembahasan kita kali ini bisa membantu kawan kawan untuk memahami apa itu leukimia dari segala penyebabnya, gejalanya, dan cara pencegahan nya.

Nah, itulah ciri- ciri dan gejala leukimia yang bisa dikenali. Penting juga untuk kita ingat beberapa hal untuk mencegah kanker ya. Semoga artikel di atas ini bisa membantu kita semua untuk memahami tentang leukimia.