Monday, 20 November 2017
health

Antara Kuning Dan Putih Telur, Mana Yang Lebih Banyak Kandungan Proteinnya?

Makanan yang terkenal dengan sumber proteinnya yang banyak adalah telur. Protein begitu penting untuk kesehatan dan di dalam telur terdapat dua bagian yaitu kuning telur dan putih telur. Nah, menurut kamu yang mana nih yang lebih banyak kandungan proteinnya? Atau keduanya memiliki jumlah kandungan protein yang sama banyaknya? Untuk lebih jelasnya lagi, mari kita simak sama-sama artikel ini.

Apa Itu Protein?

Protein adalah suatu kelompok makronutrisi berupa senyawa asam amino yang berfungsi sebagai zat pembangun dan pendorong metabolisme dalam tubuh. Zat ini tidak dapat dihasilkan sendiri oleh manusia kecuali lewat makanan seperti halnya makanan yang mengandung protein. Manusia membutuhkan asupan protein sekitar 1 gram per kg berat badan setiap harinya. Rata-rata orang dewasa Indonesia membutuhkan sekitar 50 gram protein per hari untuk laki-laki dan 40 gram protein untuk wanita.

Protein merupakan zat yang sangat penting dibutuhkan oleh manusia karena protein bukan hanya sekedar bahan struktural seperti lemak dan karbohidrat. Protein juga merupakan salah satu molekul yang paling banyak diteliti dalam biokimia. Protein ditemukan pertama kali oleh Jöns Jakob Berzelius pada tahun 1838. Protein dibedakan menjadi 2 yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein hewani adalah protein yang dihasilkan oleh hewan, sedangkan protein nabati adalah protein yang berasal dari bermacam tumbuhan.

Fungsi:

  • Setiap gram dalam protein dapat menghasilkan 4,1 kalori yang cocok sebagai sumber energi.
  • Mengatur metabolisme tubuh.
  • Protein dapat sebagai asupan energi utama untuk yang sedang diet rendah gula.
  • Menjaga keseimbangan antara asam basa dan keseimbangan cairan dalam tubuh. Protein berperan penting dalam menjaga stabilitas pH cairan tubuh.
  • Membuat enzim. Suatu enzim memfasilitasi Reaksi biokimia seperti mengikat hemoglobin, mengangkut oksigen melalui darah.
  • Sebagai cadangan dan sumber energi tubuh. Ada tiga jenis nutrisi penting yang berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh manusia: Protein, Karbohidrat dan Lemak.
  • Protein membantu proses pertumbuhan pada anak-anak dan remaja karena sel-sel tubuh mendapat cukup asupan zat pembangun.
  • Membantu kerja tubuh dalam menetralkan atau menghancurkan zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh.

Makanan Sumber Protein

Salah satu makanan yang memiliki sumber protein adalah telur. Telur merupakan bahan makanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat pada umumnya. Selain itu telur juga sangat dikenal sebagai makanan yang memiliki sumber protein yang sangat tinggi. Dokter gizi mengatakan bahwa telur adalah makanan yang paling padat gizi diantaranya mengandung 90% kalsium, mineral, zat besi yang terdapat dalam kuning telur dan mengandung 6 gram protein dan 9 asam amino esensial yang terdapat dalam putih telur.

Telur memiliki berbagai kandungan vitamin, mineral seperti vitamin A, ribovlafin, asam folat, vitamin B6, vitamin B12, zat besi, kalium, kalsium, fosfor dan sumber protein yang sangat tinggi. Selain itu kandungan yang terdapat dalam kuning telur itu sendiri yaitu mengandung vitamin A, D dan vitamin E yang sangat bermanfaat. Akan tetapi, sumber protein tidak hanya terdapat pada telur saja melainkan juga dari beberapa makanan lain seperti di bawah ini:

Ikan

Selain mengandung vitamin ikan segar juga mengandung banyak protein. Untuk jenis ikan laut, ikan kembung, tenggiri, tongkol dan kakap merupakan jenis yang mempunyai kandungan protein tertinggi. Nah untuk hewan air tawar, belut adalah sumber protein yang paling bagus dikonsumsi.

Susu

Di dalam susu tidak hanya terkandung lemak dan kalsium melainkan juga mengandung protein. Dianjurkan bagi kaum obesitas untuk mengurangi susu dalam pemenuhan protein dalam tubuh. Hal itu dikarenakan kandungan lemak susu dapat menambah tumpukan lemak yang ada di dalam tubuh penyandang obesitas. Untuk sumber protein nabati bisa diperoleh dari susu kedelai.

Kacang almond

Almond tidak hanya kaya serat, kacang ini juga tinggi vitamin E, mangan dan juga kadar magnesiumnya. Dengan mengonsumsi 28 gr almond saja, kamu sudah bisa memperoleh protein sebanyak 6 gram. Jenis kacang lain yang juga mengandung banyak protein antara lain pistachio dan mete.

Udang

Makanan sumber protein selanjutnya adalah udang. Ya, hampir semua makanan laut merupakan sumber protein yang sangat baik karena biasanya memiliki rendah lemak. Meskipun rendah lemak atau kalori, tetapi udang memiliki berbagai nutrisi seperti selenium, vitamin B12 dan lemak omega-3. Dalam 1 ons udang mentah mengandung 24 gram protein dan 99 kalori.

Manfaat Kuning Telur dan Putih Telur

 

Kuning dan putih telur adalah dua cairan yang terdapat di dalam cangkang telur. Putih telur adalah cairan bening yang mengelilingi kuning telur. Putih telur dan kuning telur memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain dan di bawah ini merupakan beberapa manfaat kuning telur untuk kesehatan:

Memperkuat tulang

Kuning telur merupakan salah satu sumber alami vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang, gigi dan otot serta membantu penyerapan kalsium.

Menurunkan risiko penyakit jantung

Kuning telur juga mengandung lutein yang menurut sebuah penelitian dipercaya dapat mencegah perkembangan penyakit jantung, selain itu juga karena adanya kandungan protein. Protein dalam kuning telur bahkan berjumlah hampir setengah dari jumlah protein di dalam satu butir telur.

Meningkatkan fungsi otak

Kuning telur memiliki kandungan AA dan DHA yang sangat cocok untuk meningkatkan fungsi otak manusia.  Nutrisi ini sangat penting untuk pertumbuhan anak-anak, wanita hamil dan orang yang membutuhkan tambahan nutrisi untuk keseimbangan fungsi saraf dan otaknya.

Manfaat putih telur untuk kesehatan

Kalau tadi kita sudah membahas manfaat dari kuning telur, nah sekarang manfaat dari putih telur adalah sebagai berikut:

Menurunkan kolesterol

Dibandingkan dengan kuning telur, ternyata putih telur memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah sehingga putih telur bisa dijadikan sebagai menu pilihan ketika kamu berdiet harian kamu sehingga dapat menurunkan kolesterol yang ada pada tubuh kamu.

Meningkatkan energi tubuh

Di dalam putih telur terdapat banyak nutrisi termasuk diantaranya kandungan protein tinggi tersebut adalah Albumen. Albumen ini memberikan manfaat sebagai suntikan energi secara cepat ke dalam tubuh seseorang dan dapat diserap dengan cepat.

Rendah kalori

Telur bukan makanan berkalori tinggi, ia biasanya hanya memiliki 71 kalori per butir berukuran besar. Namun, jika kamu tidak memakan kuning telur, maka kamu telah mengurangi 55 kalori dalam makanan.

Mengandung mineral

Putih telur mengandung banyak nutrisi penting lainnya seperti potasium, kalsium, fosfor dan seng. Protein alami dari putih telur ini juga baik untuk menghasilkan asam amino yang berguna untuk pembentukan otot.

Apa yang terjadi kalau kekurangan protein? Tubuh memerlukan protein dalam jumlah yang seimbang untuk tetap sehat. Kelebihan atau kekurangan protein juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Jika kekurangan protein maka tubuh bisa mengalami gangguan pertumbuhan, penurunan massa otot, masalah rambut, kulit dan masalah kesehatan lainnya. Dan jika kelebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan terutama pada ginjal dan hati karena harus bekerja lebih keras.

Penyakit dan ciri-ciri yang timbul jika kekurangan protein

Mengetahui sebelumnya tentang penyakit ini serta ciri-cirinya adalah hal yang sangat penting. Oleh karena itu, di bawah ini akan dijelaskan penyakit yang akan diderita ketika tubuh kamu mengalami kekurangan protein.

  • Kwashiorkor : Para peneliti dari University of Maryland Medical Center menemukan penyakit akibat kekurangan protein yang memiliki nama Kwashiorkor ini umumnya menimpa pada anak-anak usia remaja. Gejala umum dari masalah kesehatan ini termasuk kelelahan berlebihan, perut membesar, kekurangan cairan, sering mengalami diare dan emosi yang tidak stabil. Jika penderita cenderung dengan marasmus kwashiorkor, pasien masih terlihat seperti normal. Namun jika kondisi ini tidak segera tangani, bagi anak-anak dan remaja bisa terhambat pertumbuhannya, mengalami gangguan kognitif dan bahkan hingga cacat mental.
  • Marasmus: Marasmus merupakan penyakit kekurangan gizi buruk yang paling banyak ditemui pada bayi dibawah usia 12 bulan. Penyebabnya bisa terjadi karena kekurangan protein yang sering disertai dengan gejala kekurangan karbohidrat. Penyakit ini tentu cukup berbahaya jika diderita sebab dapat membuat penderitanya pada kematian. Marasmus juga dikenal sebagai sebuah keadaan malnutrisi di mana asupan kalori dan protein di dalam tubuhnya sangatlah rendah. Padahal kalori dan protein merupakan zat nutrisi penghasil tenaga bagi tubuh agar bisa beraktivitas dan berfungsi dengan sempurna. Maka bisa dibayangkan bentuk fisik seseorang yang mengalami marasmus ini karena defisit energi di dalam tubuh.
  • Cachexia : Penyakit selanjutnya yang disebabkan karena kekurangan protein yang satu ini menunjukkan gejala seperti penipisan otot, degradasi protein, penurunan berat badan tidak normal, bisa memicu kanker ganas pada lambung, hati serta usus. Orang-orang yang menderita Cachexia umumnya akan selalu merasa lelah meskipun hanya melakukan sedikit aktivitas yang ringan dan kalau tidak cepat diatasi, penyakit ini bisa menyebabkan kematian.
  • Gangguan Otak: Otak merupakan organ yang sangat penting dan pusat saraf manusia agar dapat berpikir serta mampu menggerakkan tubuh. Jika seseorang kekurangan protein, maka kecepatan berpikir orang tersebut akan menjadi rendah bahkan juga bisa mengakibatkan gangguan yang parah atau fatal. Misalnya saja seperti berkurangnya kecepatan motorik, mudah stres  atau depresi.
  • Kuku Mudah Patah: Kuku rapuh dan mudah patah serta muncul bercak putih di kuku merupakan tanda awal bahwa tubuh kekurangan protein. Kuku terdiri dari lapisan laminasi protein yang disebut keratin. Jadi, untuk memiliki kuku yang kuat dan sehat maka asupan protein harus cukup.
  • Retensi Cairan (Edema)Seperti yang diketahui bahwa protein berperan penting dalam menjaga cairan agar tidak berlebihan dalam jaringan, terutama di kaki dan pergelangan kaki. Sistem kerjanya yaitu dengan menahan garam dan air di pembuluh darah. Tanpa protein yang cukup, cairan ini bisa meresap ke jaringan sekitarnya dan menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Lalu mana yang lebih banyak kandungan proteinnya? Jawabannya adalah putih telur. Menurut penelitian, putih telur mengandung protein lebih banyak daripada kuning telur. Satu porsi putih telur besar mengandung 3,6 gram protein. Ini sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan 2,7 gram protein yang ditemukan dalam kuning telur.

Meskipun perbedaan kandungan protein antara kuning dan putih telur ini tak begitu seberapa, tetapi yang membedakan adalah kualitasnya. Protein yang ditemukan dalam putih telur adalah protein kompleks yang berkualitas yang tinggi. Protein kompleks mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Ya, itulah kurang lebih ulasan tentang protein serta manfaat dari telur yang merupakan salah satu sumber protein yang sangat baik untuk tubuh. Semoga artikel ini bermanfaat ya…